Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Dirut KAI Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2025 terjadi 6 April

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada 6 April dengan jumlah penumpang mencapai 267.613 orang.

4 April 2025 | 10.29 WIB

Calon penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) bersiap menaiki kereta menuju kampung halamannya menjelang Idul Fitri di Stasiun Gambir, Jakarta, 26 Maret 2025. Tempo/Ilham Balindra
Perbesar
Calon penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) bersiap menaiki kereta menuju kampung halamannya menjelang Idul Fitri di Stasiun Gambir, Jakarta, 26 Maret 2025. Tempo/Ilham Balindra

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi pada 6 April dengan jumlah penumpang mencapai 267.613 orang. Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan guna mendapatkan tiket sesuai jadwal yang diinginkan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“KAI memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada 6 April 2025 (H+5) dengan jumlah penumpang mencapai 267.613 orang. Oleh karena itu, KAI mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket untuk segera melakukan pemesanan agar mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai,” ujar Didiek dalam keterangan resmi, Kamis, 3 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Hingga 3 April 2025 pukul 07.00 WIB, sebanyak 3.872.675 tiket telah terjual atau 84,34 persen dari kapasitas yang tersedia. Dari jumlah tersebut, tiket Kereta Api Jarak Jauh (KA JJ) yang terjual mencapai 3.344.297 tiket dengan tingkat okupansi 97,11 persen, sementara tiket Kereta Api Lokal terjual sebanyak 528.378 tiket atau 46,04 persen dari kapasitas yang disediakan.

Meskipun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April, data menunjukkan bahwa banyak pelanggan telah memilih untuk kembali lebih awal. Pada 1 April 2025, jumlah penumpang mencapai 252.898 orang dalam sehari, terdiri dari 205.725 penumpang KA Jarak Jauh dan 47.173 penumpang KA Lokal. Tren ini terus meningkat pada 2 April 2025 dengan total 274.186 penumpang, terdiri dari 223.221 penumpang KA JJ dan 50.965 penumpang KA Lokal.

Pada 3 April 2025 hingga pukul 07.00 WIB menurut angka penjualan sementara, tercatat sebanyak 232.399 orang akan bepergian menggunakan kereta api, dengan rincian 197.593 penumpang KA JJ dan 34.806 penumpang KA Lokal. “Dari data yang ada, sejak 1 hingga 3 April, jumlah penumpang harian bahkan melampaui puncak arus mudik yang terjadi pada 28 Maret lalu, yang mencapai 215.564 orang,” ujar Didiek.

Salah satu pemudik, Novita, warga Jakarta Barat, mengatakan bahwa ia memilih kembali lebih awal karena jatah libur yang pendek. “Saya mudik ke Yogyakarta selama lima hari. Karena liburnya pendek, saya putuskan kembali lebih cepat,” ujar Navita saat ditemui di Stasiun Gambir, Rabu malam, 2 April 2025.

Novita yang berprofesi sebagai staf administrasi toko tersebut mengaku membeli tiket perjalanan pulang-pergi sejak awal demi menghindari kesulitan mendapatkan tiket. “Kalau nggak beli jauh-jauh hari, bisa kehabisan,” katanya. Ia juga memilih kereta api sebagai moda transportasi utama karena lebih cepat dan bebas dari kemacetan.

Didiek menganggap, arus balik tahun ini lebih terdistribusi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Kebijakan Work From Anywhere (WFA) memungkinkan masyarakat untuk lebih fleksibel dalam menentukan jadwal perjalanan. Dengan demikian, kepadatan tidak hanya terfokus pada satu atau dua hari tertentu, sehingga arus balik menjadi lebih lancar,” katanya. 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus