Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Bursa Efek Indonesia menutup kode domisili investor mulai Senin, 27 Juni 2022. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan investor dari praktik herding behavior.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Penutupan kode domisili dilakukan enam bulan setelah penutupan kode broker. Kode domisili sebelumnya biasa dilihat sebagai informasi tipe investor, yakni investor asing atau domestik.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dalam dokumen sosialisasi yang beredar beberapa waktu lalu, BEI mengungkapkan saat itu kode broker dan tipe investor ditampilkan sebagai informasi post trade ke publik setiap terjadinya transaksi. Padahal secara umum, bursa lain tidak memberikan informasi serupa.
BEI menuliskan beberapa maksud penutupan kode broker. Pertama, mengikuti best practice. Kedua, mengurangi potensi herding behavior dan meningkatkan kewajaran dalam pembentukan harga. Ketiga, mengurangi front running, piggybacking, dan information leakage.
Keempat, meningkatkan insentif untuk melakukan riset. Kelima, meningkatkan partisipasi dari informed investor large dan repeatedly investor. Terakhir, berpotensi meningkatkan likuiditas dan menurunkan spread.
Praktisi Pasar Modal William Hartanto mengatakan penutupan tipe investor bisa menurunkan aktivitas transaksi saham pada awal penerapan. Namun, kebijakan itu menurutnya wajar karena pelaku pasar perlu beradaptasi dengan kondisi baru.
“Bukan cuma investor retail, hampir semua pelaku pasar masih menggunakan data investor asing dan lokal,” katanya.
Sebagai alternatif, William menyebut investor dapat menggunakan analisis teknikal dengan time frame pendek, seperti 15 menit atau 1 jam. Tujuannya ialah untuk membantu mengukur perubahan arah tren dan perlahan pelaku pasar dalam negeri akan mulai terbiasa dengan kondisi bahwa tidak selalu investor asing menjadi acuan dalam menilai daya tarik suatu saham.
BISNIS
Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini