Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Indonesia Takkan Hambat Impor Buah dari Thailand, Asal...

Indonesia berjanji tidak akan menghambat impor buah dari Thailand asalkan ada timbal baliknya.

23 Juni 2019 | 08.27 WIB

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kiri) disambut oleh Menlu Retno Marsudi (keempat kanan) dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (ketiga kanan) saat tiba di lokasi KTT ASEAN ke-34, di Bangkok, Thailand, Sabtu, 22 Juni 2019. ANTARA
Perbesar
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kiri) disambut oleh Menlu Retno Marsudi (keempat kanan) dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (ketiga kanan) saat tiba di lokasi KTT ASEAN ke-34, di Bangkok, Thailand, Sabtu, 22 Juni 2019. ANTARA

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia berjanji tak akan menghambat masuknya impor buah dari Thailand ke Tanah Air. Namun, sebagai timbal baliknya, Indonesia meminta Negeri Gajah Putih membebaskan produk kopi instan nusantara masuk ke sana pula. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca: Kritik Beleid Investasi dan Ekspor, Jokowi: Sudah 6 Kali Rapat !

Harapan itu disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam pertemuan bilateral dengan Pelaksana Tugas Menteri Perdagangan Thailand H.E. Chutima Bunyapraphasara di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Asean ke-34 di Bangkok, Thailand.
 
"Saya sampaikan bahwa dengan Anda (Thailand) mengenakan TRQ (tarrif rate quota) untuk produk minuman jadi, tentu menyulitkan saya membahas di internal atau membuat hambatan ekspor buah mereka ke Indonesia lebih lancar lagi. Itu kan kesulitan, saya bilang, karena kita juga defisit (dengan Thailand)," ujarnya seusai pertemuan, Sabtu 22 Juni 2019.
 
Enggartiasto menyatakan hambatan perdagangan dengan mengenakan kuota tertentu sekaligus bea masuk tertentu semestinya sudah tidak boleh lagi dilakukan antara sesama negara Asean. Sayangnya, aksi proteksionis itu pada kenyataannya masih diterapkan di antara blok negara-negara Asia Tenggara.
 
"Kalau kita lakukan retaliasi, maka ini bagian dari trade war yang selama ini kita menyuarakan bersama-sama bahwa kita menolak untuk itu," Enggartiasto menambahkan.
 
 
Dalam bilateral meeting itu, kedua menteri Indonesia - Thailand akhirnya sepakat membentuk tim kecil untuk menginventarisasi daftar komoditas ekspor dan impor masing-masing negara. Kedua negara berharap daftar itu menjadi informasi awal bagi kedua belah pihak untuk sama-sama meningkatkan perdagangan ke level yang seimbang.
 
Baca berita terkait impor buah lainnya di Tempo.co
 
BISNIS

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus