Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Makna Gunungan Jawa di Uang Baru Rp 75 Ribu

BI menjelaskan makna potret gunungan khas Jawa Tengah yang umumnya ditampilkan dalam pertunjukan wayang kulit di halaman muka uang baru Rp 75 ribu.

18 Agustus 2020 | 13.29 WIB

Pada HUT RI ke-75 Bank Indonesia menerbitkan uang khusus dalam jenis uang kertas dengan pecahan Rp. 75.000. Dalam uang kertas ini ada tanda air berupa gambar Soekarno - Hatta serta electrotype berupa angka '75' yang dapat diterawang. bi.go.id
Perbesar
Pada HUT RI ke-75 Bank Indonesia menerbitkan uang khusus dalam jenis uang kertas dengan pecahan Rp. 75.000. Dalam uang kertas ini ada tanda air berupa gambar Soekarno - Hatta serta electrotype berupa angka '75' yang dapat diterawang. bi.go.id

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menghadirkan potret gunungan khas Jawa Tengah yang umumnya ditampilkan dalam pertunjukan wayang kulit di halaman muka uang baru Rp 75 ribu. Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi mengatakan simbol itu memiliki makna khusus yang berhubungan dengan optimisme dan semangat kebhinekaan.

"Gunungan dimaknai sebagai pembuka perlambang kehidupan baru. Lalu kita lihat bagaimana hasil kemerdekaan ada gambar yang diperlihatkan, yakni memperteguh kebhinekaan," ujar Rosmaya dalam konferensi pers virtual, Selasa, 18 Agustus 2020.

Gunungan pada uang kartal itu digambarkan dengan rona dominan hijau. Keberadaannya tampak melatari potret tokoh Proklamasi Ir. Sukarno dan Mohammad Hatta yang tampil di halaman muka.

Selain gunungan, Bank Indonesia menyematkan dua unsur khas daerah lainnya, yakni kain songket khas Nusa Tenggara Timur dan kain gringsing dari Bali. Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Marlison Hakim mengatakan bank sentral selalu melibatkan keragaman budaya hingga lanskap ikonis dan tokoh pahlawan dalam cetakan mata uang rupiah.

Pada mata uang khusus kali ini, Bank Indonesia memilih sembilan daerah yang pakaian adatnya ditampilkan di pecahan Rp 75 ribu. Busana dari sembilan daerah yang dimaksud belum pernah ditampilkan di uang-uang rupiah sebelumnya.

Adapun sembilan daerah itu adalah Aceh, Riau, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Gorontalo, NTT, Maluku, dan Papua. Dalam proses pemilihan daerah yang kebudayaannya akan ditampilkan di uang baru, Bank Indonesia melakukan diskusi dengan tokoh-tokoh, seperti budayawan dan sejarawan. Perundingan juga turut melibatkan kepala dinas kebudayaan daerah setempat, balai budaya, hingga unit pelaksana teknis.

Uang peringatan khusus Rp 75 ribu diluncurkan pada 17 Agustus 2020 sebagai bentuk perayaan kemerdekaan ke-75 Indonesia. Ini ialah uang peringatan keempat dan uang khusus kesepuluh yang pernah diluncurkan Bank Indonesia.

Uang baru tersebut bisa dipakai sebagai alat transaksi yang memiliki nilai tukar. Bank Indonesia menyediakan 75 juta lembar dan jumlahnya tidak akan ditambah lagi meski animo masyarakat tinggi.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Baca juga: Catat, Ini 5 Bank Umum yang Layani Penukaran Uang Baru Pecahan Rp 75.000

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
Francisca Christy Rosana

Lulus dari Universitas Gadjah Mada jurusan Sastra Indonesia pada 2014, ia bergabung dengan Tempo pada 2015. Kini meliput isu politik untuk desk Nasional dan salah satu host siniar Bocor Alus Politik di YouTube Tempodotco. Ia meliput kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke beberapa negara, termasuk Indonesia, pada 2024 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus