Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Umat Muslim akan menjalani puasa Ramadan pada 1-30 Maret 2025. Berbuka puasa adalah momen yang selalu ditunggu setelah seharian menahan haus dan lapar sehingga perlu memilih makanan yang bisa memberi asupan nutrisi. Salah satu cara untuk mendapatkan cukup nutrisi adalah dengan menu buka puasa yang seimbang dan bergizi.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Puasa sendiri bermanfaat bagi kesehatan, terutama jika dilakukan dengan pola makan sehat. Saat berbuka, disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi yang wajar agar tubuh dapat beradaptasi dengan baik setelah berpuasa. Awali buka puasa dengan kurma atau jus buah tanpa pemanis tambahan untuk membantu mengembalikan kadar gula darah ke tingkat normal.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Selain itu, penting untuk membatasi makanan tinggi lemak, gula, dan gorengan. Jenis makanan tersebut dapat menyebabkan rasa lesu dan berkontribusi pada peningkatan berat badan yang tidak sehat. Jadi, memilih makanan sehat dan bergizi sangat dianjurkan selama Ramadan.
Pilihan Makanan Pemulih Energi
Dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi saat berbuka puasa, kesehatan tubuh akan tetap terjaga dan memiliki energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa rekomendasi makanan sehat yang dapat dikonsumsi saat berbuka puasa, dikutip dari berbagai sumber, antara lain www.nutrition.org.uk pada 28 Februari 2025.
Kurma
Kurma termasuk makanan yang paling dicari untuk berbuka puasa. Selain manis, buah ini juga mengandung berbagai nutrisi penting, terutama karbohidrat sederhana yang dapat mengembalikan energi setelah berpuasa. Kandungan seratnya juga membantu kenyang lebih lama dan mencegah makan berlebihan.
Air putih
Minum air putih sangat penting untuk berbuka puasa setelah tubuh kehilangan cairan seharian sehingga perlu segera diganti agar tidak dehidrasi. Untuk mencegah dehidrasi, gunakan metode 2-4-2, yaitu dua gelas air putih saat berbuka, empat gelas antara berbuka dan sahur, serta dua gelas lagi saat sahur.
Buah
Aneka jenis buah juga bisa menjadi pilihan menu buka puasa. Buah mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh selama berpuasa. Buah bisa langsung dimakan atau diolah menjadi salad, es buah, atau sup buah. Beberapa jenis buah yang dianjurkan adalah semangka, stroberi, dan lengkeng karena tinggi vitamin.
Oatmeal
Oatmeal bisa jadi pilihan menu buka puasa yang kaya serat dan mudah disajikan. Kandungan seratnya membuat perut kenyang lebih lama dan membantu mencegah makan berlebihan. Oatmeal juga merupakan sumber energi yang baik untuk tubuh selama puasa Ramadan.
Sup dan sayuran
Sup atau jenis sayuran lain adalah makanan sehat yang dapat membantu mengembalikan cairan tubuh setelah berpuasa. Sup dapat dibuat dengan berbagai sayuran segar seperti wortel, sawi, brokoli, dan lainnya. Untuk menambah rasa dan protein, tambahkan ayam, bakso, atau jamur. Kandungan protein dalam sup membantu mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa.
Daging ayam
Ayam tanpa kulit merupakan sumber protein, vitamin, dan mineral yang baik. Daging ayam dapat diolah menjadi berbagai hidangan sehat, seperti ayam panggang, ayam rebus, atau sup ayam. Hindari ayam goreng untuk membantu mengurangi asupan lemak berlebih yang tidak sehat bagi tubuh.
Ikan
Ikan adalaha sumber protein dan vitamin B yang dapat membantu mengembalikan energi setelah berpuasa. Pilihlah ikan yang mengandung lemak sehat omega-3, seperti salmon, tuna, atau sarden. Omega-3 bermanfaat bagi kesehatan jantung dan otak.
Daging merah
Daging merah merupakan sumber protein, lemak, dan zat besi yang penting untuk mencegah anemia. Jika sulit mendapatkan daging merah, sumber alternatif zat besi bisa diperoleh dari hati ayam dan sayuran berdaun hijau seperti bayam dan brokoli.
Pilihan Editor: Pakar Diet Ungkap Kesalahan Pola Makan yang Umum saat Ramadan