Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Panduan dalam pendidikan spesialisasi obstetri gineokologi di Indonesia menyarankan operasi caesar maksimal tiga kali. Pada operasi ketiga harus dilakukan sterilisasi dengan cara memotong saluran telur.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Risiko kehamilan pasca operasi caesar tiga kali pun cukup besar. Hal itu dikarenakan rahim bisa robek (ruptur) saat kehamilan. Operasi keempat nantinya pun akan jauh lebih sulit dan berbahaya. Apabia terjadi ruptur rahim, dapat berakibat fatal bagi janin atau ibu hamil tersebut.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dilansir dari laman resmi Rumah Sakit Ibu dan Anak Puri Bunda, menyebutkan bahwa perempuan akan lebih mungkin mengalami adhesi jika menjalani operasi caesar lebih dari sekali. Adhesi adalah pelengketan antar organ oleh jaringan parut atau jaringan bekas luka operasi caesar. Risiko adhesi akan jauh lebih besar jika perempuan melahirkan dengan operasi caesar sebanyak tiga kali.
Berikut ini beberapa risiko yang terjadi apabila melahirkan dengan cara operasi caesar berulang kali :
- Ada masalah pada plasenta
Adapun risiko yang dialami apabila melahirkan dengan cara operasi caesar berulang kali akan mengalami masalah pada plasenta di kehamilan berikutnya. Plasenta akan melekat terlalu dalam pada otot disekitar luka caesar atau plasenta akan menutupi jalan bayi.
- Pendarahan hebat
Semakin sering perempuan melahirkan dengan cara operasi caesar maka akan semakin meningkat risiko pendarahan. Risiko pengangkatan rahim pun akan meningakat karna guna untuk menghentikan pendarahan hebat.
- Gangguan pernapasan pada bayi
Masalah umum yang terjadi setelah bayi dilahirkan melalui cara operasi caesar adalah gangguan pernapasan pada bayi. Khususnya jika bayi dilahirkan sebelum usia 39 minggu.
Itulah beberapa risiko apabila seorang perempuan melahirkan dengan cara operasi caesar berulangkali. Para perempuan memang berhak memilih ingin menjalani metode persalinan jenis apapun, baik itu normal maupun caesar. Namun, sangat disarankan untuk menghindari operasi caesar karna mengingat risiko-risiko yang bisa terjadi.
RINDI ARISKA
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.