Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Acil Bimbo atau Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah adalah salah satu anggota dari grup musik Indonesia, Bimbo. Acil lahir di Bandung, 20 Agustus 1943. Acil memiliki istri bernama Ernawati. Ia memiliki empat orang anak dari pernikahannya bersama Ernawati. Lalu, setelah anak-anaknya menikah, ia memiliki beberapa cucu. Dua di antaranya, yaitu Adhisty Zara dan Hasyakyla Utami yang menjadi aktris.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Dalam program Tonight Show, Zara bercerita, ia mengaku sangat dekat dengan kakek yang dipoanggilnya Kiyang atau Aki Sayang itu. Acil pun sempat melarang Zara terjun ke dunia hiburan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Alasannya karena dia bilang dunia entertainment itu keras banget. 'Kamu siap enggak? Kiyang enggak mau kamu salah ambil langkah'. Mungkin karena netizennya, pro dan kontranya kan saat itu udah mulai. Ya gitu lah. Dunia entertainment kan," kata Zara.
Karier Acil Bersama Bimbo
Walaupun hidup sebagai musisi, Acil tidak mengabaikan pendidikannya. Acil adalah lulusan dari Fakultas Hukum di Universitas Padjadjaran pada 1974. Kemudian, pada 1994, ia berhasil menyelesaikan pendidikan kenotariatan di universitas yang sama.
Bimbo dikenal sebagai grup musik Indonesia yang berasal dari Bandung. Bimbo beranggotakan tiga kakak beradik, yaitu Sam Bimbo, Acil Bimbo, dan Jaka Bimbo. Saat duduk di bangku SMA, Acil dan Sam membentuk sebuah band yang dikenal dengan nama The Aulas.
Setelah lulus, mereka mengganti nama band tersebut menjadi Aneka Nada. Band Aneka Nada memiliki personel tambahan, Guntur Soekarnoputra. Namun, grup tersebut tidak bertahan lama karena adanya perbedaan visi misi. Aneka Band pun bubar pada 1965.
Pada 1966, trio Bimbo mulai terbentuk dan beranggotakan Sam, Acil, dan Jaka. Mengutip p2k.stekom.ac.id, nama Bimbo memiliki arti Bagus. Nama bimbo diberikan oleh Hamid Gurno, sutradara TVRI. Alhasil, kakak beradik tersebut menggunakan nama Bimbo karena ingin mengidentikkan grup mereka dengan “bagus”.
Awal-awal merintis band, Bimbo dikenal terpengaruh oleh musik latin karena dekat dengan tembang sunda. Pada 1969, band tersebut menawarkan konsep musik kepada sebuah perusahaan rekaman, tetapi di tolak mentah-mentah. Namun, mereka tidak berhenti dan terus bermusik. Lalu, sekitar tahun 1970-an, Bimbo menambah personel melalui adik bungsu mereka, Lin Parlina.
Fakta-Fakta Tentang Acil Bimbo
1. Tak Pernah Hafal Lagu-Lagu Bimbo
Melansir Tempo.co, pada 2014, Acil mengaku tidak pernah hafal lagu-lagu Bimbo sebab faktor umur yang membuatnya lemah untuk mengingat syair lagu. Saat melakukan aksinya di panggung, ia tidak dapat menanggapi semua request lagu dari para penggemar karena lupa dengan liriknya. Acil hanya dapat menyanyikan lagu yang masih diingatnya saja.
2. Mendendangkan Karya Ismail Marzuki Melalui Pertunjukan
Pada 24 Mei 2011, sebuah pagelaran orkes simfoni yang dilaksanakan oleh Institut Kesenian Jakarta memiliki tema Musik Klasik. Musik Klasik adalah salah satu ciptaan Ismail Marzuki. Pada pertunjukan musik tersebut, Acil Bimbo menyanyikan sebuah lagu yang tak populer berjudul Wanita. Lagu tersebut diiringi 2 penari wanita seakan Acil tengah memuja mereka.
3. Peduli Terhadap Isu Lingkungan
Pada 2015, Acil Bimbo pernah menyuarakan isu lingkungan dalam Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60. Ia menyatakan bahwa negara-negara di Asia tengah mengalami privatisasi air. Ia berharap kepala negara yang hadir dalam acara tersebut dapat mengingat betapa pentingnya air di sebuah lingkungan.
GEZITA INOVA RUSYDA I SDA
Pilihan Editor: Ini Dia Pesan Acil Bimbo untuk Para Pemimpin Asia Afrika