Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kriminal

Diduga Mabuk Intisari, Pengendara Beat Tabrak Veloz di Jalan Jenderal Sudirman

Kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman menyebabkan dua pengendara luka-luka dan patah kaki. Diduga pengaruh alkohol.

19 Februari 2025 | 11.29 WIB

Tampak mobil Toyota Veloz rusak setelah ditabrak dua pengendara sepeda motor di Jalan Jenderal Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu dini hari, 19 Februari 2025. TEMPO/Ihsan Reliubun
Perbesar
Tampak mobil Toyota Veloz rusak setelah ditabrak dua pengendara sepeda motor di Jalan Jenderal Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu dini hari, 19 Februari 2025. TEMPO/Ihsan Reliubun

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas antara dua pengendara sepeda motor dan mobil Toyota Veloz hitam di Jalan Jenderal Sudirman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu dinihari, 19 Februari 2025, menyebabkan korban luka-luka dan patah kaki. Korban kecelakaan ini yakni dua pemuda, Septian dan Ilham Febrian alias Mokmok, yang mengaku tinggal di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Rekan korban, Aria, mengaku mereka baru saja meneguk alkohol jenis Intisari. "Kayaknya karena mabuk dan ngantuk. Soalnya tadi kami minum Intisari sebotol," kata Aria kepada Tempo di lokasi kecelakaan, di depan Gedung Summitmas atau seberang kantor Kementerian Pendidikan, Rabu dinihari, 19 Februari 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Aria mengatakan bersama tiga temannya baru saja nongkrong di kawasan Bundaran HI. Keempat orang ini mengendarai dua sepeda motor. Aria dibonceng oleh Risma menggunakan Honda Astrea. Sementara Septian dan Ilham memacu Honda Beat hitam.

Motor yang ditumpangi Aria berada di posisi paling depan. Adapun Septian, pengemudi Beat, dan Ilham berada di belakang. Tiba-tiba Aria mendengar benturan keras di belakang. Ia dan Risma memutar balik. Tepat di belakang Veloz, dua temannya terkapar di aspal.

Sementara kendaraan roda empat yang diseruduk rekannya mengalami kerusakan di bagian belakang. Seluruh kaca pintu belakang mobil itu rontok di aspal. Begitu juga bodi depan Beat hancur. "Ini baru habis minum juga," tutur Aria, dengan nada menyesal.

Berselang 15 menit datang tiga mobil ambulans mengevakuasi korban. Tampak kaki kiri Septian telah dibidai dengan tambalan berwarna biru. "Dua kakinya patah," ujar Aria, menceritakan kondisi Septian. "Ada bocor di kepala, lukanya banyak. Itu yang saya lihat, sih."

Ilham bercerita, awalnya mereka berangkat dari arah Bundaran HI melintas ke arah Bundaran Senayan dengan tujuan kembali ke Pondok Kelapa. Ia mengatakan Septian menabrak Veloz di depan karena meleng. Saat ditanya apakah Septian dalam pengaruh alkohol, Ilham menjawab, "Kayaknya, sih."

Tempo menemui Ilham saat terbaring di ranjang ambulans. Ia ditemani seorang petugas medis. Personel kesehatan ini tengah membersihkan darah di wajah Ilham. Di pelipisnya keluar darah dari luka sobek di pelipis kanan. "Sakitnya di sini," kata Ilham, dengan menyentuh bagian bawah perutnya.

Kecelakaan ini terjadi tepat pukul 03.05. Sekitar 20 menit kemudian anggota polisi lalu lintas datang membawa sepeda motor korban dan Veloz bernomor polisi B 1859 RKO. Sementara Septian dan Ilham dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus