Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
INFO NASIONAL-Wali Kota Bima Muhammad Lutfi melakukan kunjungan kerja terkait rencana pembangunan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kota Bima, Selasa 28 September 2021. Kunjungan tersebut dilakukan dibeberapa lokasi yaitu Sekolah PGRI Kota bima, Wilayah Rabadompu, dan SMPN 1 Kota Bima.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Kunjungan dan survei lokasi dilakukan bersama Ketua Komite Pendirian Kampus IAIN Bima dari Jakarta, Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, MA serta didampingi oleh Sekda Kota Bima, Asisten I, Kepala Bappeda Litbang, Kadis Dikbud, Kabag Kesra, Kabag Prokopim dan Ketua PGRI Kota Bima.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Lokasi awal pendirian Kampus IAIN pada kunjungan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang dilakukan pada maret 2021 bertempat di wilayah Sambinae Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Namun, rencananya dialihkan ke So Ringi Ncanga Rabadompu dikarenakan lahan Pemerintah Kota Bima seluas 200 Hektare.
Beberapa sekolah yang menjadi tujuan kunjungan kerja diawali di SMA PRGI Kota Bima akan menjadi alternatif pembangunan. Sekolah tersebut dikunjungi dan dilakukan survei di beberapa ruangan yang dapat digunakan untuk proses belajar mengajar. Selain itu, SMPN 1 Kota Bima juga akan menjadi lokasi sementara dalam proses belajar-mengajar sebelum berdirinya gedung dan bangunan kampus IAIN. Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Rabadompu yang menjadi titik pembangunan gedung kampus IAIN Bima.
Wali Kota Lutfi menyatakan semoga mimpi bersama ini segera terwujud dengan adanya salah satu kampus negeri di Kota Bima. "Pemerintah Kota Bima yakin dengan dukungan kita bersama, seluruh pihak, niscahya sebentar lagi Kota Bima akan memiliki kampus islam negeri sendiri," ujarnya.
Diakhir kunjungan kerja itu, Prof. Ahmad mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Bima. Tentunya, pertemuan tersebut semuanya atas niat yang sama. "Terimakasih kepada Pemerintah Kota Bima khususnya Wali Kota Bima bersama jajaran," katanya. (*)