Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Mohammed bin Salman mengawali kunjungan pertamanya ke luar negeri sebagai Putra Mahkota Arab Saudi. Rangkaian kunjungan ramah tamah ini dalam upaya mengundang sebanyak-banyaknya investor asing ke Arab Saudi setelah negara itu diguncang kampanye antikorupsi dan goyangnya militer Arab Saudi.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Pada Minggu, 4 Maret 2018, dia telah mendarat di Kairo, Mesir, dan akan melanjutkan perjalanannya ke Inggris pada Rabu, 7 Maret 2018, untuk melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Selain ke Inggris, putra kesayangan Raja Salman itu direncanakan ke Prancis. Kunjungan kenegaraannya akan ditutup dengan kedatangannya ke Amerika Serikat pada 19-22 Maret 2018.
Mohammed bin Salman. REUTERS
Kunjungan diplomatik ini juga dilakukan bersamaan dengan usaha Putra Mahkota Mohammed bin Salman menkonsolidasi kekuasaannya ke suatu tingkat, yang tidak dilihat oleh pemimpin-pemimpin Arab Sebelumnya.
Menurut laporan situs English.alarabiya.net, Minggu, 4 Maret 2018, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mendiskusikan bagaimana meningkatkan kerja sama di antara negara-negara Arab dan membahas masalah-masalah di kawasan. Sedangkan kunjungan Mohammed bin Salman di Inggris diharapkan membantu meningkatkan kerja sama Kerajaan Arab Saudi dengan Inggris dalam mengatasi tantangan-tantangan seperti terorisme, ekstremisme, konflik, dan krisis kemanusiaan di Yaman.
Rangkaian kunjungan kenegaraan Mohammed bin Salman dilakukan tak lama setelah Raja Salman melakukan perombakan kabinet dan pucuk pimpinan militer Arab Saudi, termasuk mengganti Kepala Staf Militer, Kepala Angkatan Udara, dan Kepala Angkatan Darat. Mohammad bin Salman mulai disegani sebagai pemimpin kerajaan setelah memodernisasi Arab Saudi, menyingkirkan musuh politiknya pada Juni 2017, dan menjalankan kampanye antikorupsi di November 2017.