Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta -Amerika Serikat mengumumkan akan menerima hingga 100 ribu pengungsi Ukraina yang melarikan diri dari serangan Rusia.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Seperti dilansir Aljazeera, Kamis 24 Maret 2022, Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Washington akan menggunakan "berbagai jalur hukum," termasuk program penerimaan pengungsi, bagi warga Ukraina yang ingin memasuki negara itu.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Meskipun kami berharap banyak orang Ukraina akan memilih untuk tetap tinggal di Eropa dekat dengan keluarga dan rumah mereka di Ukraina, kami akan menyambut pengungsi Ukraina ke Amerika Serikat," katanya.
Pengumuman itu bertepatan dengan pertemuan Presiden AS Joe Biden dengan para pemimpin Eropa di Brussels pada Kamis untuk mengoordinasikan tanggapan Barat terhadap krisis tersebut.
Lebih dari 3,5 juta orang telah melarikan diri sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, menurut PBB. Sementara kantor hak asasi manusia PBB (OHCHR) mengatakan telah mengkonfirmasi setidaknya 1.035 warga sipil tewas di Ukraina dan 1.650 lainnya terluka sejak Rusia memulai serangannya.
Korban tewas termasuk 90 anak-anak Ukraina, OHCHR mengatakan dalam sebuah pernyataan. Lembaga ini menambahkan bahwa angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi karena keterlambatan pelaporan dari daerah-daerah dengan permusuhan intens, termasuk kota pelabuhan Mariupol yang terkepung di tenggara.
SUMBER: ALJAZEERA
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.