Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Genosida Gaza, Empat Universitas Norwegia Putus Hubungan dengan Universitas Israel

Empat universitas di Norwegia memutuskan hubungan dengan perguruan tinggi Israel yang mereka anggap terlibat dalam serangan mematikan di Gaza

25 Februari 2024 | 12.15 WIB

Warga Palestina melaksanakan salat Jumat di reruntuhan masjid yang hancur akibat serangan Israel, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Rafah di selatan Jalur Gaza 23 Februari 2024. REUTERS/Mohammed Salem
Perbesar
Warga Palestina melaksanakan salat Jumat di reruntuhan masjid yang hancur akibat serangan Israel, di tengah konflik antara Israel dan Hamas, di Rafah di selatan Jalur Gaza 23 Februari 2024. REUTERS/Mohammed Salem

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Empat universitas di Norwegia pada Sabtu memutuskan hubungan dengan perguruan tinggi Israel yang mereka anggap terlibat dalam serangan mematikan di Gaza sejak 7 Oktober lalu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Oslo Metropolitan University (OsloMet), Universitas Bergen, Universitas Norwegia Tenggara, dan Sekolah Arsitektur Bergen telah menghentikan kolaborasi dengan universitas-universitas Israel.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Salah satu universitas yang mengambil tindakan, OsloMet, telah menyatakan berakhirnya hubungannya dengan Universitas Haifa dan berkomitmen untuk tidak melakukan kolaborasi baru dengan perguruan tinggi Israel yang terlibat dalam perang.

Mereka juga berjanji untuk menghentikan kontrak pengadaan dengan vendor yang berafiliasi dengan militer Israel atau pemukiman ilegal.

Universitas Norwegia Tenggara mengikutinya, memutuskan hubungan dengan Universitas Haifa dan Hadassah Academic College.

Universitas Bergen juga mengakhiri hubungan kolaborasi dengan Akademi Seni dan Desain Bezalel, dengan alasan partisipasi akademi tersebut dalam menyediakan seragam dan peralatan untuk pasukan pendudukan Israel (IDF).

Sekolah Arsitektur Bergen juga telah bergabung dengan langkah ini, mengakhiri afiliasinya dengan Akademi Bezalel karena hubungannya dengan IDF.

Kampanye Palestina untuk Boikot Akademik dan Budaya Israel (PACBI) memuji keputusan tersebut, dan menyebutnya sebagai langkah signifikan dalam mendukung perjuangan Palestina.

Keputusan ini konsisten dengan sentimen yang disuarakan oleh 15 institusi Palestina, yang meminta perguruan tinggi Israel diisolasi secara internasional karena peran mereka dalam genosida.

Keputusan ini konsisten dengan seruan kampanye kepada institusi akademis dan kebudayaan asing untuk memutus hubungan dengan rekan-rekan Israel yang terlibat dalam genosida di Gaza.

Kementerian Kesehatan di Gaza mengumumkan dalam angka kematian hariannya bahwa jumlah warga Palestina yang terbunuh sejak 7 Oktober telah meningkat menjadi 29.606 orang, ditambah 69.737 orang terluka.

Sementara itu, dana pensiun Norwegia, yang memiliki aset lebih dari US$95 miliar, menyatakan bahwa mereka melakukan divestasi dari seluruh kepemilikan Obligasi Israel karena hubungannya dengan pemukiman Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat.

AL MAYADEEN

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus