Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Otoritas Korea Selatan Laporkan Tokoh Agama Langgar Isolasi Covid-19

Otoritas kesehatan Korea Selatan mengatakan tokoh agama Jun Kwang-hoon menghambat investigasi Covid-19.

16 Agustus 2020 | 15.49 WIB

Anggota kelompok sipil konservatif berunjuk rasa di jalan selama protes anti-pemerintah, ketika kekhawatiran atas gelombang baru kasus virus corona (Covid-19) meningkat, di pusat kota Seoul, Korea Selatan, 15 Agustus 2020. [REUTERS / Kim Hong -Ji]
material-symbols:fullscreenPerbesar
Anggota kelompok sipil konservatif berunjuk rasa di jalan selama protes anti-pemerintah, ketika kekhawatiran atas gelombang baru kasus virus corona (Covid-19) meningkat, di pusat kota Seoul, Korea Selatan, 15 Agustus 2020. [REUTERS / Kim Hong -Ji]

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Seoul – Otoritas Korea Selatan menuding pemimpin sekte agama melanggar aturan isolasi mandiri Covid-19 atau Corona pada Ahad, 16 Agustus 2020.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Otoritas juga menuding pemimpin sekte agama ini menghambat jalannya investigasi untuk mengungkap merebaknya wabah terbesar Covid-19 dalam lima bulan terakhir.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

“Ibu Kota Seoul melaporkan ada 146 kasus baru Covid-19 dengan 107 terkait klaster Sarang Jeil Church yang dipimpin pendeta Jun Kwang-hoon, yang dikenal sebagai pengritik pemerintah,” begitu dilansir Reuters pada Ahad, 16 Agustus 2020.

Ada total 279 kasus baru Covid-19 di seluruh Korea Selatan atau naik lebih dari dua kali lipat dari 103 kasus yang dilaporkan pada Jumat kemarin. Mayoritas kasus baru terjadi di sekitar Seoul.

“Kementerian Kesehatan akan mengajukan pengaduan atas Jun pada Ahad ini dengan tuduhan melanggar aturan isolasi mandiri dengan ikut berpartisipasi pada acara unjuk rasa pada Sabtu kemarin,” begitu dilansir Reuters.

Otoritas kesehatan Korea Selatan juga akan melaporkan tokoh agama Jun dengan tuduhan menghambat investigasi epidemiologi karena tidak menyerahkan daftar lengkap anggota gereja untuk tes medis dan pelacakan kontak Covid-19.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus