Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Nasib Para Pengungsi Rohingya di Kamp Penampungan Aceh

Para pengungsi Rohingya masih tinggal di beberapa penampungan sementara yang kurang memadai di Aceh.

20 Oktober 2024 | 00.00 WIB

Sadek dan istrinya bersama dengan dengan bayinya, di kamp Sabang, Nangroe Aceh Darussalam, 4 Oktober 2024. Tempo/Dian Yuliastuti
Perbesar
Sadek dan istrinya bersama dengan dengan bayinya, di kamp Sabang, Nangroe Aceh Darussalam, 4 Oktober 2024. Tempo/Dian Yuliastuti

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

BAYI merah itu baru berusia 10 hari. Ia ditidurkan di lantai beralas karpet plastik dan satu-dua lapis kain di bawah kelambu hijau. Sesekali ia menggeliat, lalu kembali terlelap. Bayi ini anak pasangan Mohammed Sadek, 25 tahun, dan Estofa, 24 tahun. Pengungsi Rohingya itu tinggal di ruangan berukuran 3 x 3 meter di bekas Kantor Imigrasi Kota Lhokseumawe di Desa Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Aceh. Mereka menempati gedung berlantai keramik itu bersama beberapa keluarga Rohingya lain yang juga mempunyai bayi.

Masuk untuk melanjutkan baca artikel iniBaca artikel ini secara gratis dengan masuk ke akun Tempo ID Anda.
  • Akses gratis ke artikel Freemium
  • Fitur dengarkan audio artikel
  • Fitur simpan artikel
  • Nawala harian Tempo

Putri Zuhra Furna dari Aceh berkontribusi dalam penulisan artikel ini. Di edisi cetak, artikel ini terbit di bawah judul "Bertahan di Tenda Penampungan". Artikel ini merupakan bagian dari jurnalisme konstruktif yang didukung International Media Support

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus