Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Internasional

Trump: Tak Masalah Panglima Militer Mengeluhkan Foto Kami Bersama

Donald Trump tidak mempermasalahkan keluhan Panglima Militer Amerika, Mark A. Milley, soal tertangkap kamera bersama dirinya ketika meninjau St. John

13 Juni 2020 | 12.27 WIB

Presiden AS Donald Trump mengamati alat penyeka swab test disaksikan Wakil Presiden Eksekutif Hardwood Timothy Templet dan Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan (HHS) Alex Azar melihat selama tur fasilitas manufaktur Produk Medis Puritan, di Guilford, Maine, AS, Jumat, 5 Juni 2020. Pemusnahan ini dilakukan di tengah tingginya kebutuhan alat penyeka untuk swab test virus corona.  REUTERS/Tom Brenner
Perbesar
Presiden AS Donald Trump mengamati alat penyeka swab test disaksikan Wakil Presiden Eksekutif Hardwood Timothy Templet dan Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan (HHS) Alex Azar melihat selama tur fasilitas manufaktur Produk Medis Puritan, di Guilford, Maine, AS, Jumat, 5 Juni 2020. Pemusnahan ini dilakukan di tengah tingginya kebutuhan alat penyeka untuk swab test virus corona. REUTERS/Tom Brenner

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika, Donald Trump, tidak mempermasalahkan keluhan Panglima Militer Amerika, Jenderal Mark A. Milley, soal dirinya tertangkap kamera bersama Trump di dekat gereja St. John. Menurut Trump, Milley sah-sah saja mengeluhkan foto tersebut.

"Saya malah merasa foto itu foto yang bagus. Dan, bisa saya katakan, komunitas Nasrani pun menganggap itu foto yang cantik, klaim Trump pada Jumat kemarin, waktu Amerika, sebagaimana dikutip dari CNN, Sabtu, 13 Juni 2020.

Diberitakan sebelumnya, Milley menyesal telah berada di foto yang sama dengan Trump ketika keduanya berjalan menuju Gereja St.John. Sebab, foto tersebut memberi kesan Militer Amerika mendukung langkah Trump mengerahkan personil militer untuk menertibkan demonstran kematian George Floyd.

Milley, secara pribadi, mengatakan bahwa dirinya tidak sepakat dengan pendekatan yang diambil Trump. Sebab, menurutnya, Militer Amerika tidak sepantasnya digunakan untuk urusan domestik seperti unjuk rasa kematian George Floyd.

Sikap Milley tak ayal memberikan persepsi bahwa hubungan Militer Amerika dan Gedung Putih tak lagi harmonis. Apalagi, hal itu diperkuat dengan sikap Trump yang menentang penggantian nama-nama basis militer yang selama ini mengabadikan prajurit Konfederasi.

Trump menegaskan bahwa hubungannya dengan Militer Amerika baik-baik saja. Ia bahkan mengklaim bahwa dirinya sudah membantu Militer Amerika untuk memperbaiki dirinya dengan mengucurkan anggaran besar. Hal itu, kata Trump, tidak dilakukan pendahulunya.

"Jika itu apa yang mereka rasakan, ya tidak apa. Saya punya hubungan baik dengan Militer Amerika. Saya juga sudah memperbaiki mereka. Saya mengucurkan US$2,5 triliun untuk mereka," ujar Trump.

"Ketika Obama dan Biden memerintah, Militer Amerika seperti lelucon. Alutsista mereka berusia 50, 60 tahun. Perlengkapan mereka rusak, tidak ada amunisi pula. Sekarang, Militer Amerika lebih kuat dibandingkan sebelum-sebelumnya," ujar Trump menambahkan.

ISTMAN MP | CNN

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus