Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendapat
Mimpi Swasembada Pangan

Berita Tempo Plus

Megaproyek Lumbung Pangan, Ibarat Menunggangi Kuda Mati

Sejak dulu pemerintah berkali-kali menggagas proyek lumbung pangan atau food estate. Mengapa selalu gagal?

4 April 2025 | 06.00 WIB

Ilustrasi: Tempo/Kuswoyo
Perbesar
Ilustrasi: Tempo/Kuswoyo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Sejak 1980-an, pemerintah telah mencoba menciptakan lumbung pangan nasional dengan berbagai cara.

  • Lahan yang dibuka untuk proyek lumbung pangan hanya meninggalkan kerusakan ekologis dan hutan yang gundul.

  • Lumbung pangan bukan sekadar proyek pertanian, tapi juga menjadi ladang bancakan.

DI sebuah padang luas yang mulai ditumbuhi ilalang, seekor kuda tergeletak diam. Tubuhnya kaku, napasnya telah tiada. Namun orang-orang masih bersikeras mencoba menaiki dan mencambuknya, berharap ia bisa bangkit kembali. Mereka berteriak, memerintah, menyusun strategi baru, bahkan hingga mendatangkan ahli untuk membangunkan yang sudah mati.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Franky Samperante

Direktur Eksekutif Yayasan Pusaka

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus