Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Pendapat

Pentingnya Kurikulum Pendidikan Kebencanaan

Anak-anak dan remaja menjadi kelompok rentan bencana. Perlu ada kurikulum khusus pendidikan kebencanaan.

18 Oktober 2024 | 00.00 WIB

Ilustrasi: Tempo/J. Prasongko
Perbesar
Ilustrasi: Tempo/J. Prasongko

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ringkasan Berita

  • Anak-anak dan kaum muda merupakan kelompok paling rentan ketika bencana melanda suatu wilayah.

  • Peningkatan risiko bencana akibat perubahan iklim jelas mengancam kesejahteraan anak dan remaja di banyak negara.

  • Kerangka Kerja Sendai juga menekankan, pengurangan risiko bencana harus terintegrasi ke semua fase pendidikan sekolah.

ADA kisah menarik tentang Tilly saat bencana tsunami melanda wilayah Samudra Hindia pada akhir Desember 2004. Gadis kecil asal Inggris tersebut tengah berlibur dengan keluarganya di salah satu pantai di bagian barat Thailand.

Masuk untuk melanjutkan baca artikel iniBaca artikel ini secara gratis dengan masuk ke akun Tempo ID Anda.
  • Akses gratis ke artikel Freemium
  • Fitur dengarkan audio artikel
  • Fitur simpan artikel
  • Nawala harian Tempo

Kolom Hijau merupakan kolaborasi Tempo dengan sejumlah organisasi masyarakat sipil di bidang lingkungan. Kolom Hijau terbit setiap pekan.

Redaksi menerima tulisan opini dari luar dengan syarat: panjang sekitar 5.000 karakter (termasuk spasi) atau 600 kata dan tidak sedang dikirim ke media lain. Sumber rujukan disebutkan lengkap pada tubuh tulisan. Kirim tulisan ke e-mail: [email protected] disertai dengan foto profil, nomor kontak, dan CV ringkas.

Toto Subandriyo

Pegiat Forum Pengkajian Pangan Pertanian dan Lingkungan (FP3L).

 
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus