Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Pada kesempatan debat keempat capres-cawapres Pemilu 2024, Cawapres nomor urut tiga Mahfud MD sebut deforestasi yang terjadi 10 tahun di Indonesia mencapai 12.85 juta hektare hutan. Dikutip dari Antara News, Mahfud menambahkan jika luas tersebut merupakan 23 kali lebih luas dibandingkan Pulau Madura yang merupakan kampung halamannya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Data 10 tahun terjadi deforestasi 12,85 juta ha. itu lebih luas dari Korsell dan 23 kali luasnya Pulau Madura di mana saya tinggal. ini deforestrasi dalam 10 tahun terakhir. mencabut itu banyak mafianya saya sudah mengirim tim 8 sudah putusan MA. untuk pertambahangan di Indonesia banyak sekali ilegal dan di-backing oleh aparat,” kata Mahfud dalam debat cawapres oleh KPU, Ahad 21 Januari 2024.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Global Forest Watch merilis kondisi wilayah Indonesia akibat deforestasi, pada 2001 diketahui hutan primer di Indonesia memiliki luas 93.8 Mha. Namun, pada tahun 2022 hutan primer tersebut alami diferostasi yang membuat Indonesia kehilangan lahan hutan seluas 230 kha. Sebagian besar penyebabnya yakni berkurangnya ekspansi serta terjadi pada kawasan hutan sekunder bukan primer.
Pengeksploitasian sumber daya kelapa sawit disebut oleh sustainablepalmoilchoice.eu sebagai penyebab utama deforestasi yang terjadi selama dua dekade pada tahun 2001 hingga 2019 lalu. Perluasan kebun kelapa sawit mengambil sepertiga dari wilayah deforestasi, namun pada tahun 2010, ekspansi kelapa sawit tersebut berjalan lambat dan naik lagi pada tahun 2012.
Selain itu, faktor lainnya yang membuat deforestasi di Indonesia kian melebar yakni terjadi perubahan dari lahan hutan menjadi padang rumput dan pembukaan lahan pertanian. Enviromental Research Letters menambahkan, kedua hal di atas berkontribusi atas terjadinya dua seperlima deforestasi yang menimpa Indonesia. Deforestasi kian meningkat saat terjadi kebakaran hutan pada tahun 2016 silam.
Penyebab keseluruhan deforestasi di Indonesia disimpulkan oleh tabledebates.org di mana pertanian kelapa sawit mengambil sebanyak 23 persen, konservasi hutan menjadi padang rumput 20 persen, pembukaan lahan pertanian 15 persen, pembukaan tanaman 14 persen, dan sisanya akibat ulah manusia untuk pembangunan infrastruktur.
Satu contoh di Kalimantan tempat food estate besar-besaran dilakukan dan likasi IKN Nusantara, 400 ribu hektare lebih lahan hutan di Kalimantan Tengah mengalami deforestasi secara konstan. Sedangkan di Kalimantan Timur 367 ribu hektar dan Kalimantan Barat 305 hektare. Dikutip dari kalteng.kemenag.go.id, diprediksi Kalimantan akan kehilangan 75 persen hutan di masa depan akibat laju deforestasi yang sukar dihentikan.