Scroll ke bawah untuk membaca berita

Logo
Politik

50 Tahun Puan Maharani, Begini Perjalanan Karier Politik Anak Megawati

Ketua DPR RI Puan Maharani berulang tahun ke-50, pada 6 September kemarin. Tahun lalu, ulang tahunnya jadi masalah karena dilaporkan ke MKD.

7 September 2023 | 12.55 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani saat melihat langsung pameran patung KAWS yang tengah digelar di Candi Prambanan pada Minggu (27/8/2023) sore. Foto: Ist/nr
Perbesar
Ketua DPR RI Puan Maharani saat melihat langsung pameran patung KAWS yang tengah digelar di Candi Prambanan pada Minggu (27/8/2023) sore. Foto: Ist/nr

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

TEMPO.CO, Jakarta - Puan Maharani, Ketua DPP PDIP dan Ketua DPR RI ini putri Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Taufik Kiemas. Cucu Sang proklamator Sukarno ini pada 6 September 2023, berusia 50 tahun.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo

Diberitakan Antara, ratusan perempuan warga Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariung, Kabupaten Bogor mengucapkan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-50 untuk Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Kami masyarakat Kabupaten Bogor mengucapkan selamat ulang tahun untuk Mbak Puan, sehat selalu, panjang umur, merdeka,” kata para warga yang didominasi perempuan dalam keterangan vidio yang diterima di Jakarta, Rabu malam, 6 September 2023.

Tahun lalu, ulang tahun Puan jadi masalah ketika Joko Priyoski, eks aktivis 98, melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Laporan ini menindaklanjuti viralnya video perayaan ultah Puan di tengah aksi penolakan kenaikan harga BBM.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

“Hari ini kami melaporkan Puan Maharani ke MKD DPR RI atas viralnya video perayaan ultah beliau pada tanggal 6 September yang lalu. Saat massa buruh berunjuk rasa, tapi beliau bukannya menerima para pengunjuk rasa, malah melakukan euforia dalam gedung ini,” kata Joko di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senin, 12 September 2022.

Joko membawa video rekaman perayaan Puan dan tangkapan layar dari media yang memberitakan perayaan ulang tahun Puan di tengah sidang paripurna. Dia mendesak Puan untuk meminta maaf kepada masyarakat. Selain itu, ia meminta anggota DPR untuk mendesak pemerintah agar mencabut kebijakan menaikkan harga BBM yang dinilai merugikan masyarakat.

“Kami yakin tidak ada yang kebal dari kode etik di gedung ini. Kami minta Ibu Puan minta maaf atas viralnya video perayaan ultah tersebut dan juga merespon aspirasi masyarakat utamanya soal dampak kenaikan harga BBM,” kata dia.

Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Junimart Girsang, menanggapi laporan yang akan dilayangkan kepada Puan Maharani. Joko Priyoski, eks aktivis 98, melaporkan Puan yang merayakan ulang tahun di tengah sidang paripurna. Perayaan ini bertepatan dengan demonstrasi penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menurut Junimart, perayaan ulang tahun Ketua DPR ini pada 6 September lalu tidak melanggar kode etik. Sebab, kata dia, perayaan tersebut bersifat spontan dan Puan pun tidak mengharapkan situasi tersebut.

Profil Puan Mahari dan Karier Politiknya

Puan Maharani lahir pada 6 September 1973, memiliki latar belakang politik yang kuat dengan ayahnya, Taufik Kiemas, yang pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI.

Dilansir dari Antaranews.com, Puan Maharani mengenyam pendidikan pertamanya di SD Perguruan Cikini. Puan Maharani lulus dari SD Perguruan Cikini ketika usianya 12 tahun pada 1985.
Lulus dari SD, dia kemudian melanjutkan ke SMP Perguruan Cikini dan SMA Perguruan Cikini.

Setelah lulus dari SMA pada 1991, Puan Maharani kemudian melanjutkan ke Universitas Indonesia (UI) mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi Massa, FISIP. Puan Maharani berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 1997.

Puan mewarisi darah politik dari keluarganya dan telah terlibat dalam politik sejak usia muda. Sejak tahun 2006, Puan sudah terlibat dalam DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Dikutip dari DPR.go.id, berikut adalah pengalaman Puan dalam memangku jabatan politik hingga akhirnya menjadi Ketua DPR RI.

Pengalaman Jabatan

  • 2007- 2010 Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat
  • 2006 Anggota DPP KNPI Bidang Luar Negeri 
  • 2009 -2012 Ketua I Fraksi PDI Perjuangan DPR RI 
  • 2012 – 2014 Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI 
  • 2010-2015 Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga
  • 2012-2014 Anggota DPR RI Komisi I Bidang Pertahanan, Intelijen, Hubungan Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika 
  • 2009-2012 Anggota DPR RI Komisi VI bidang BUMN, Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM, dan Standarisasi Nasional
  • 2009-2014 Anggota Badan Kerjasama antar Parlemen / BKSAP DPR RI
  • 2014-2019 Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan 
  • 2019 - 2024 Ketua DPR RI

Penghargaan

Selain aktif dalam berpolitik, Puan juga memiliki banyak penghargaan dari berbagai bidang.

  • 2013 Pemrakarsa Pagelaran Wayang Kulit dengan kelir terpanjang (MURI)
  • 2015 Menteri Termuda dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK (MURI) 
  • 2015 Perempuan Pertama yang menjabat Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (MURI) 
  • 2016 Democracy Award 
  • 2016 dari rakyat Merdeka Online 
  • 2019 Anugrah Pers 
  • 2019 Jawa Tengah Bidang Pemerintahan, khususnya diseminasi dan Implementasi Gerakan Revolusi Mental

Andil dalam Pemilu 2024

Pada pemilihan presiden tahun 2024, Puan juga akan turut serta, dan dia telah menyatakan kesiapannya untuk memenangkan calon presiden potensial Ganjar Pranowo, sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

Beberapa waktu yang lalu, Ketua DPR ini diberi tugas khusus oleh Megawati untuk mempersiapkan mesin politik PDIP menjelang Pemilu 2024. Ia diminta fokus membangun kerja sama politik dengan partai lain dalam persiapan menyambut Pemilu 2024. 

Untuk itu, Puan telah melakukan serangkaian pertemuan politik dengan empat ketua umum partai lainnya, termasuk Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, termasuk dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Satu lagi amanah dan kepercayaan dari Ketua Umum yang saya terima. Sebagai petugas partai, saya selalu siap menerima penugasan Ibu Ketum Umum,” ujar Puan Maharani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 22 April 2023.

M RAFI AZHARI  | KAKAK INDRA PURNAMA  I  SDA  I  TIM TEMPO.CO

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik disini

Logo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus