Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Seni

81 Tahun Bob Dylan, Musisi yang Menulis 500 Lagu dan Peraih Nobel Sastra

Bob Dylan dijuluki Shakespeare, karena sebagian besar lagunya berkaitan dengan sindiran romantis, yang berbahasa sastra atau puisi klasik.

24 Mei 2022 | 20.15 WIB

Musisi Bob Dylan tampil dalam Doctor Music Festival di Pyrinees village of Escalarre late, 11 Juli 1998. Bob Dylan yang juga seorang sejarawan informal masalah Amerika pernah membuat lagu Blowin' in the Wind and The Times They are A-Changin' yang dijadikan sebagai lagu kebangsaan anti-perang. REUTERS
Perbesar
Musisi Bob Dylan tampil dalam Doctor Music Festival di Pyrinees village of Escalarre late, 11 Juli 1998. Bob Dylan yang juga seorang sejarawan informal masalah Amerika pernah membuat lagu Blowin' in the Wind and The Times They are A-Changin' yang dijadikan sebagai lagu kebangsaan anti-perang. REUTERS

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta -Bertepatan hari ini tanggal 24 Mei, Robert Allen Zimmerman atau sering dikenal sebagai Bob Dylan lahir di Minnesota, Amerika Serikat, 81 tahun silam.

Dia dijuluki Shakespeare, karena sebagian besar lagunya berkaitan dengan sindiran romantis, yang berbahasa sastra atau puisi klasik. Dylan telah menulis lebih dari 500 lagu yang direkam 2.000 artis yang tampil di seluruh dunia.

Berkat konsistensi dan kesetiaannya Dylan dianugerahi Hadiah Nobel Sastra pada tahun 2016. 

Kehidupan Dylan Remaja

Melansir dari britannica.com, Bob Dylan memperoleh gitar pertamanya pada tahun 1955 di usia 14 tahun. Selepas lulus dari Hibbing High School, minat musiknya dipengaruhi oleh bintang rock seperti Elvis Presley, Jerry Lee, dan Little Richard. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Saat kuliah di University of Minnesota di Minneapolis, ia gemar menampilkan lagu-lagu folk dan country di kafe lokal, dengan nama “Bob Dillon”.

Mengetahui idolanya Woody Guthrie, dirawat di rumah sakit karena menderita penyakit parah, Bob Dylan mengunjungi Guthrie terus menerus sampai menjadi pengunjung tetap di klub rakyat dan kedai kopi di Greenwich Village; bertemu dengan sejumlah musisi lain; dna mulai menulis lagu dengan kecepatan yang menakjubkan. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Setelah salah satu penampilannya menurut biography, ia mendapat sambutan hangat di The New York Times dan menandatangani kontrak rekaman dengan Columbia Records, dimana secara resmi mengubah nama keluarganya menjadi Dylan.

Musisi AS Bob Dylan tampil pada hari ke-2 The Hop Festival di Paddock Wood, Kent pada 30 Juni 2012. [REUTERS/Ki Price]

Rilisan album The Freewheelin pada tahun 1963, menandai kemunculan Bob Dylan menjadi salah satu suara paling orisinal dan puitis dalam sejarah musik populer Amerika. 

Album berikutnya, The Times They Are A-Changin’, mengukuhkan Dylan termasuk salah satu penulis lagu dari gerakan protes tahun 60-an, dan reputasinya meningkat setelah terlibat dengan Joan Baez di tahun 1963.

Meskipun hubungan romantisnya dengan Baez berlangsung dua tahun, itu sangat menguntungkan keduanya dalam karir musik mereka. 

Kecelakaan Bob Dylan

Pada tahun 1974, Dylan memulai tur nasional pertamanya sejak kecelakaan. Album yang dia rekam dengan Band, Planet Waves, menjadikannya album No.1 pertamanya. Kemudian mengikuti kesuksesan ini melalui album Blood on The Tracks and Desire (1976).

Desire memuat lagu “Hurricane”, yang ditulis oleh Dylan mengenai petinju Rubin Hurricane Carter. 

Bob Dylan merupakan salah satu dari sekian tokoh masyarakat terkemuka yang membantu mempopulerkan Penyebab Carter. Lalu, ia diberi predikat Songwriters Hall of Fame pada tahun 1982. 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus