Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Tokoh

Impian Selepas Pensiun

Petenis putri Aldila Sutjiadi memiliki hobi berwisata kuliner. Bercita-cita menjadi food vlogger setelah pensiun sebagai atlet.

25 Juli 2020 | 00.00 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Petenis Aldila Sutjiadi saat ditemui usai latihan di Lapangan Tenis GBK, Jakarta, 23 Juli 2020./Tempo/Nurdiansah/

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

PETENIS putri Aldila Sutjiadi, 25 tahun, sudah memiliki impian setelah nanti pensiun. Ia ingin menjadi food vlogger, pembuat konten video dengan topik seputar makanan. "Aku bisa travelling ke seluruh dunia dan mencicipi semua makanan yang paling enak," kata Aldila saat dihubungi, Rabu, 22 Juli lalu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Impian itu tercetus karena hobinya menjajal berbagai sajian kuliner di setiap negara yang disinggahinya. Lulusan University of Kentucky, Amerika Serikat, ini mengatakan, saban kali bertanding dalam turnamen internasional, ia pasti berburu makanan khas negara setempat. Hobinya mencicipi makanan muncul saat ia mewakili Indonesia dalam turnamen junior di Jepang. Saat itu usianya 16 tahun.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Aldila membagikan kisahnya lewat Instagram Story dan YouTube. Pada Maret lalu, saat mewakili Indonesia dalam Piala Fed di Dubai, Uni Emirat Arab, misalnya, ia mengunggah ulasan makanan ketika bersama anggota tim nasional mengunjungi restoran Arab. Ia memperlihatkan sepiring lamb chop sebagai menu favorit. Dalam kesempatan lain, ia mengulas masakan Nusantara.

Dari semua makanan yang pernah disantapnya, Aldila paling menyukai hidangan Korea dan Jepang. "Korea paling suka rasanya. Kalau masakan Jepang karena memakai bahan mentah, seperti salmon," ucap peraih emas nomor ganda campuran dalam Asian Games 2018 itu.

Image of Tempo
Image of Tempo
Berlangganan Tempo+ untuk membaca cerita lengkapnyaSudah Berlangganan? Masuk di sini
  • Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
  • Akses penuh seluruh artikel Tempo+
  • Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
  • Fitur baca cepat di edisi Mingguan
  • Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo
Lihat Benefit Lainnya
Mahardika Satria Hadi

Mahardika Satria Hadi

Menjadi wartawan Tempo sejak 2010. Kini redaktur untuk rubrik wawancara dan pokok tokoh di majalah Tempo. Sebelumnya, redaktur di Desk Internasional dan pernah meliput pertempuran antara tentara Filipina dan militan pro-ISIS di Marawi, Mindanao. Lulusan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus