Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

JPO Kekinian di Jelambar, Ada Atap Bergelombang, CCTV dan Lift

Jembatan penyeberangan orang alias JPO kekinian di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat, telah rampung.

7 Januari 2019 | 15.27 WIB

Jembatan penyeberangan orang atau JPO Jelambar yang dijuluki JPO kekinian di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat, Senin, 7 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana
Perbesar
Jembatan penyeberangan orang atau JPO Jelambar yang dijuluki JPO kekinian di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat, Senin, 7 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Jembatan penyeberangan orang alias JPO kekinian di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat, telah rampung. Seorang pengguna JPO, Badar, menyebut jembatan penyeberangan dengan atap meliuk-liuk seperti gelombang itu adalah JPO terbagus di Jelambar.       

Baca: Revitalisasi Tiga JPO Kekinian Molor, Ini Kata Anies Baswedan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Badar merasa terbantu dengan fasilitas baru itu. Kini dia tak perlu lagi menyeberang di jalan raya dan menunggu kendaraan berhenti.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Ada JPO di sini lebih enak menyeberang karena (jalanan) padat mobil," kata Badar di lokasi jembatan, Senin, 7 Januari 2019.

Pria 50 tahun itu setiap hari bolak-balik dari kontrakannya di Jembatan Lima ke Pasar Duta Mas Jelambar. Dia mencari nafkah dengan berjualan topi di pasar.

Jembatan penyeberangan orang atau JPO Jelambar yang dijuluki JPO kekinian di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Tambora, Jakarta Barat, Senin, 7 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

Setiap hari Badar berangkat ke pasar pukul 05.30 WIB. Sepulang dari pasar, dia harus menyeberang ke Jalan Pangeran Tubagus Angke arah Jembatan Lima dan menunggu bus di halte dekat JPO.

Berdasarkan pantauan Tempo, JPO Jelambar didesain berbeda dari jembatan pada umumnya. Perbedaan paling mencolok adalah bentuk atap JPO yang tak datar. Jembatan ini dicat warna biru dan merah muda.

Pemerintah DKI juga membangun 41 anak tangga di jembatan yang mengarah ke Grogol. Sebuah lift terpasang di sisi JPO ini.

Sementara konstruksi lift tak tampak di sisi seberangnya. Sebab, akses turun jembatan ke arah Jembatan Lima adalah jalan panjang seperti masuk ke halte transjakarta.

"Enak, nyaman, dan ada CCTV. Ini doang JPO paling bagus di daerah Jelambar," ujar Badar.

JPO Jelambar yang dijuluki JPO kekinian, dilengkapi dengan lift, Senin 7 Januari 2019. TEMPO/Lani Diana

Siswi SMP SMP Riyadhul Mu'minin, Intan Lestari, 12 tahun, tampak menyebrang di JPO sekitar pukul 11.15 WIB. Dia bersama dua kawan perempuannya baru pulang sekolah. Intan berujar, dirinya tak perlu lagi menyeberang di zebra cross lampu merah dekat RPTRA Kalijodo atau jalan raya.

Baca: Naik Transjakarta, Anies Pantau JPO Kekinian Sandiaga Uno

Intan dan ibunya pernah hampir keserempet mobil saat menyeberang ke arah Jembatan Lima atau Angke. Kejadiannya waktu pengambilan rapor Desember 2018 sebelum pembangunan JPO kekinian atau JPO Jelambar rampung. "Sekarang nyeberangnya lebih enak, kalau dulu susah. Abisan takut kendaraan di sini jalan kencang," ucap Intan.

Lani Diana

Menjadi wartawan Tempo sejak 2017 dan meliput isu perkotaan hingga kriminalitas. Alumni Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bidang jurnalistik. Mengikuti program Executive Leadership Program yang diselenggarakan Asian American Journalists Association (AAJA) Asia pada 2023.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus