Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Bau tak sedap tercium dari genangan air limbah di kawasan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur. Tak hanya berbau tak sedap, air limbah berwarna hitam yang menggenangi halaman Bumi Perkemahan Cibubur itu juga membawa serta tumpukan sampah.
Baca: Lukai Dua Bocah, Lumpur Panas Bekasi Diduga Limbah Berbahaya
Lokasi Bumi Perkemahan Cibubur yang dibanjiri limbah itu biasanya menjadi tempat peserta perkemahan melakukan kegiatan halang rintang.
“Kondisi ini sudah sejak 5 tahun terakhir, kali ini sudah mulai muncul keluhan peserta gatal-gatal," kata Kepala Bagian Umum Buperta Cibubur Abdul Kholik saat ditemui di Cibubur, Jakarta Timur, Selasa, 12 Februari 2019.
Abdul menuding genangan limbah itu berasal dari saluran air atau selokan di luar Buperta. Menurutnya, genangan air itu juga telah terkontaminasi limbah.
“Saluran airnya itu pipa pembuangan dengan pusat perbelanjaan dan perkantoran yang ada di sekitar Kawasan Buperta.”
“Apalagi saluran air itu melewati sisi kanan pintu masuk kolam renang," ujarnya.
“Mereka berkomitmen mencari sumber pencemar dan menyelesaikan permasalahan ini,” kata Kholik.
Baca: Dinas LH DKI Ungkap Bahaya Sunyi Limbah Detergen di Kali
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini