Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Banyak Orang Pilih Makan Kentang Mentah, Apa Kata Pakar Nutrisi?

Berikut alasan kekhawatiran banyak pakar terkait gagasan makan kentang mentah. Apa alasan orang makan kentang tanpa dimasak?

8 Januari 2025 | 22.52 WIB

Image of Tempo
Perbesar
Ilustrasi kentang. Foto: Unsplash.com/Phil Hearing

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak jenis makanan yang diklaim lebih enak dan baik bagi kesehatan ketika dimakan dalam keadaan mentah tanpa dimasak, seperti buah-buahan, wortel, sampai paprika. Sebagian orang menyebut kentang juga termasuk kategori tersebut, benarkah?

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Kentang memang salah satu bahan makanan yang serbaguna. Sebagian orang mengakui manfaat makan kentang mentah tapi saya tak menganjurkannya," ujar pakar diet dan penulis resep makanan Micah Siva kepada USA Today.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Berikut alasan kekhawatiran banyak pakar terkait gagasan makan kentang mentah. Apa alasan orang makan kentang tanpa dimasak?

Pakar diet dan nutrisi Shelley Balls mengatakan kandungan vitamin C pada kentang mentah memang lebih tinggi dibanding yang dimasak. "Saat direbus, kandungan vitamin C pada kentang turun sampai 62 persen. Memanggang kentang menurunkan kadar vitamin C-nya sampai 35 persen karena pengaruh degradasi panas," katanya.

Ilustrasi Kentang Bakar. shutterstock.com

Kentang mentah berukuran sedang mengandung sekitar 16 gram vitamin C, menurut data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Sebagai acuan, asupan harian vitamin C yang dianjurkan adalah 90 mg untuk laki-laki dan 75 mg untuk perempuan, serta 120 mg untuk ibu hamil.

Banyak pilihan makanan dengan kandungan vitamin C lebih tinggi. Contohnya dalam 100 gram sajian kale terdapat 93 mg vitamin C, sebuah kiwi ukuran sedang 56 mg, dan brokoli 51 mg.

Bolehkah makan kentang mentah?
Jika dikonsumsi secukupnya, secara teknis tak masalah makan kentang mentah. "Jika ingin kentang mentah, makan sedikit saja untuk menghindari masalah pencernaan dan sakit kepala," jelas Balls.

Selain kandungan vitamin C lebih tinggi, kentang mentah juga mengandung solanin dan lektin yang sulit dicerna dan beracun dalam jumlah yang banyak. "Kalau cuma makan sedikit, sebenarnya tak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Siva. 

Meski demikian, menyantap kentang yang dimasak tak akan mengurangi manfaat sehatnya, termasuk meningkatkan kesehatan pencernaan, kardiovaskular, otot, dan sistem saraf -- menjadikan kentang yang dimasak lebih aman, lebih sehat, dan rasanya pun tambah lezat.

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
>
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus