Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Setelah di Tangerang dan Depok, fenomena tanah bergerak juga terjadi di Bogor. Tepatnya di Kampung Cimangurang, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Penduduk di tiga RT menjadi geger dengan fenomena pergeseran tanah itu.
Baca: Retakan Tanah 20 Meter Muncul di Cimanggis Depok, Tanah Bergerak?
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
“Warga sudah mulai merasakan sejak Sabtu lalu,” kata Camat Babakan Madang Yudi Santosa, Selasa, 23 Oktober 2018. Pergerakan tanah itu makin terlihat dua hari kemudian. “Tanah terus bergeser sedikit demi sedikit. Sekarang lebarnya sekitar satu meter.”
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Yudi mengatakan, akibat pergerakan tanah tersebut, tidak kurang dari 25 rumah dan satu masjid menjadi retak. Panjang retakan mencapai 150 meter. “Ada empat bangunan yang rawan (ambruk) sehingga penghuninya diungsikan,” ujarnya.
Tanah bergerak di Kampung Cimangurang Desa Cijayanti Babakan Madang Kabupaten Bogor membuat rumah penduduk retak. TEMPO/Ade Ridwan
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo mengatakan wilayah Babakan Madang memang masuk wilayah rawan. “Daerah sana memang tanahnya bergeser terus,” ucapnya. Meski tidak merinci seperti apa kondisi pergeseran tanah tersebut, kata Budi, dampak pergeseran tanah tersebut dapat mengakibatkan kerusakan fisik rumah. “Tapi kami perlu hasil kajian bersama tim geologi, saat ini belum ada,” tuturnya.
Menurut Budi, BPBD belum mengeluarkan status tertentu untuk wilayah itu. Namun dia meminta warga Babakan Madang mencari tempat lebih aman.
Baca: Hujan Guyur Tanah Bergerak di Tangerang, Kepala Desa: Masih Aman
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bogor, ada 15 kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terkait dengan pergeseran tanah, antara lain Kecamatan Sukaraja, Tamansari, Megamendung, Cisarua, Sukamakmur, Cariu, Cigudeg, Leuwiliang, Babakan Madang, dan Tamansari. “Tapi tanah bergerak baru ini,” kata Yudi.