Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Juwita Bahar Tinggal Bareng Pacar, Ini Saran Psikolog untuk Ibu

Pedangdut Annisa Bahar mengungkapkan anaknya, Juwita Bahar, tinggal serumah dengan pacarnya. Apa saran psikolog buat ibu dengan kasus serupa?

8 Februari 2018 | 15.35 WIB

Penyanyi Dangdut Juwita Bahar. TEMPO/Nurdiansah
Perbesar
Penyanyi Dangdut Juwita Bahar. TEMPO/Nurdiansah

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut Juwita Bahar sedang menghadapi konflik dengan sang ibu, Annisa Bahar, yang tidak suka dengan pacar Juwita, Deddy Khoe. Namun, untuk menjelaskan masalah mereka lebih lanjut, Annisa Bahar menunjukkan rasa kesalnya melalui Insta Story di Instagram pribadinya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dalam curhat tersebut, Annisa menulis salah satu hal yang menjadi alasan tidak mengakui Juwita sebagai anaknya lagi karena sang anak tinggal dengan kekasihnya tanpa ikatan pernikahan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Di Insta Story tersebut, Annisa menulis, "Apa Ibu yang baik itu membiarkan anak gadisnya tinggal bareng sama laki-laki tanpa nikah bertahun dan gak boleh marah. Itu Ibu yang baik ya?”

Dia juga menjelaskan kalau alasan dia membuka aib anaknya adalah untuk menyelamatkan Juwita dari orang yang salah. Tentunya tidak mudah untuk orang tua bila anak melakukan suatu hal yang berlawanan dengan prinsip dan norma orang tua.

Psikolog Mira Amir menjelaskan dalam situasi di mana orang tua tidak menerima kalau anak yang sudah dewasa tinggal dengan sang pacar, mereka harus diberikan jalan tengah.

“Biasanya harus diberikan jalan tengah, agar bisa dibicarakan secara baik-baik,” jelas Mira Amir ke Tempo, Kamis, 8 Februari 2018.

Kompromi dapat dilakukan oleh kedua belah pihak. Perbedaan opini ini pasti akan menimbulkan konflik antara keluarga dan bila tidak dibahas dengan baik akan menjauhkan anak dari orang tua. Menurut Mira, dalam situasi seperti ini, anak biasanya menjadi jauh dari keluarga karena ingin menyembunyikan situasinya.

“Semua ini juga kembali ke seberapa kuat pendidikan atau nilai yang ditanamkan oleh orang tua,” ujar Mira.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus