Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Makan Cokelat Bisa Bikin Gemuk? Cek Dulu Fakta Ini

Ada yang bilang cokelat bikin gemuk, bikin gigi rusak, atau hanya menambah kalori kosong. Apa benar?

7 Juli 2020 | 20.00 WIB

ilustrasi cokelat (pixabay.com)
Perbesar
ilustrasi cokelat (pixabay.com)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang yang memperlakukan cokelat seperti sesuatu yang menakutkan. Ada yang bilang cokelat bikin gemuk, bikin gigi rusak, atau hanya menambah kalori kosong. Apa benar?

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Ya, cokelat memang bisa membuat Anda gemuk karena mengandung kalori, sama halnya dengan makanan lain. Itu sebabnya Anda perlu mengontrol jumlahnya serta memilih jenis cokelat yang tepat.

Namun, sepotong cokelat bisa jadi makanan sehat jika dikonsumsi secukupnya. Meskipun mengandung banyak kalori, sepotong cokelat juga memiliki banyak manfaat kesehatan.  

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Salah satu manfaatnya adalah membantu mengurangi kenaikan berat badan yang disebabkan oleh stres. Penelitian membuktikan bahwa konsumsi cokelat hitam dapat membantu mengurangi indeks massa tubuh secara keseluruhan. Ini karena cokelat hitam mengandung lebih sedikit gula dibandingkan dengan jenis cokelat lainnya.

Menurut ahli ilmu saraf Will Clower, yang menulis buku Eat Chocolate, Lose Weight, makan sepotong kecil cokelat 20 menit sebelum makan, memicu hormon di otak yang membuat merasa kenyang sehingga bisa mengurangi jumlah makanan yang Anda konsumsi.

Studi yang dikutip jurnal Frontiers in Pharmacology lebih lanjut mencatat bahwa selama pencernaan, cokelat berperilaku seperti prebiotik, sejenis serat yang mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus. Semakin banyak mikroba baik dalam sistem Anda, semakin baik tubuh Anda mampu menyerap nutrisi serta mendukung metabolisme yang sehat, menurut  Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Namun, itu tak berlaku untuk semua cokelat. Beberapa jenis cokelat mengandung gula tinggi sehingga memicu kenaikan berat badan. Jadi, pilihlah cokelat hitam dengan 70 persen kakao. Cokelat hitam membantu meningkatkan metabolisme, mencegah lonjakan insulin, dan membuat Anda merasa kenyang.

TIMES OF INDIA | EVERYDAY HEALTH

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus