Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
RIYADH - Kelompok pemberontak Houthi dari Yaman menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah, kemarin. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan ringan, tetapi tak menimbulkan korban jiwa. "Tanker minyak Saudi mengalami kerusakan ringan akibat serangan oleh milisi Houthi," demikian pernyataan yang disiarkan media pemerintah Saudi. Namun tidak disebutkan nama kapal dan cara milisi Houthi menyerang kapal tersebut. Saudi meminta Reuters menanyakan hal itu kepada kementerian terkait.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Stasiun televisi Al Masirah, media yang pro kepada kelompok Houthi, mengatakan lewat Twitter bahwa mereka menargetkan sebuah kapal perang bernama Dammam di lepas pantai barat Yaman. Namun mereka tak merinci penyerangan.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Perang Arab-Yaman sudah memasuki tahun ketiga. Perang dipicu perebutan kekuasaan oleh kelompok Houthi dari pemerintahan yang sah-didukung koalisi Arab-pada 2014. Kelompok Houthi yang pro-Iran menguasai sebagian besar Yaman Utara, termasuk Ibu Kota Sanaa. Kelompok Houthi juga telah menembakkan rudal ke Arab Saudi.
Pasukan koalisi Arab melakukan serangan dengan membatasi impor ke Yaman. Langkah ini memperburuk kondisi di Yaman yang disebut Perserikatan Bangsa-Bangsa berpotensi menjadi krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Koalisi yang dipimpin Saudi juga melakukan intervensi di Laut Merah dengan alasan melindungi rute pelayaran yang digunakan untuk membawa minyak melalui Terusan Suez. REUTERS | SUKMA LOPPIES
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo