Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Bukannya melipat dua carik batik jemurannya yang telah kering, Maisun malah mencelupkannya lagi ke sebuah gentong berisi cairan berwarna hijau. Batik yang telah dilukis itu lalu dibiarkan terendam semalaman. Keesokan paginya, ia membentangkannya lagi di jemuran di kediamannya di Desa Paseseh, Bangkalan, Jawa -Timur.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo