Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Polisi Bekasi Selidiki Siswa SD Keracunan Minuman Instan

Anak-anak itu keracunan diduga setelah membeli minuman instan dari serbuk kemasan sachet yang diseduh.

5 Desember 2018 | 21.06 WIB

TEMPO/ Eko Siswono Toyudho
Perbesar
TEMPO/ Eko Siswono Toyudho

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Bekasi - Kepolisian Sektor Bekasi Timur, Kota Bekasi, menyelidiki kasus dugaan keracunan yang menimpa delapan pelajar SDN Pengasinan II, Kecamatan Rawalumbu. Anak-anak itu mengalami mual dan lemas usai mengonsumsi minuman yang dibeli di sekitar sekolah.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"Penjualnya masih diperiksa, statusnya masih saksi," kata Kapolsek Bekasi Timur, Komisaris Agung, kepada wartawan, Rabu 5 Desember 2018.

Peristiwa dugaan keracunan itu terjadi pada Selasa siang 4 Desember 2018. Seluruhnya ada delapan anak yang mengeluh mual dan muntah. "Kejadian ketika mereka sedang istirahat lalu membeli jajanan yang ada di sekitar sekolah," kata Agung.

Mereka mual dan muntah setelah membeli minuman instan dari serbuk kemasan sachet yang diseduh. Kedelapan anak itu masing-masing Sultan Muhammad Zaki, Muhammad Iksan Maulana, M. Hafiz Amin, Muhammad Fahri Ramadhan, Fino Tama Satria, M Dimas Adi Putra, Damar S, dan Rima Alfiati.

"Beberapa guru yang melihat langsung membawa ke rumah sakit Hosana Medika," kata dia. Sesampainya di Unit Gawat Darurat, mereka segera mendapatkan perawatan medis.

Hasil observasi dokter di rumah sakit tersebut, kedelapan anak yang diduga keracunan harus dirawat. "Kondisi korban terus membaik, bahkan sebagain sudah menjalani rawat jalan," ujar dia memberi perkembangan terkini.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus