Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Arsip

Younha Bawa Pesan Kesehatan Mental di Lagu Winter Flower

Younha pernah mengalami gangguan kesehatan mental, dia menyalurkan pengalamannya ke musik seperti pada lagu ini.

7 Januari 2020 | 21.00 WIB

Younha merilis mini album Unstable Mindset pada Senin (6/1). (Instagram @younha_holic)
Perbesar
Younha merilis mini album Unstable Mindset pada Senin (6/1). (Instagram @younha_holic)

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Younha memuncaki tangga lagu iTunes global dengan lagu terbarunya “Winter Flower” dari album Unstable Mindset yang baru dirilis Senin, 6 Januari 2020. Lagu ini dinyanyikan berkolaborasi dengan RM, salah satu personel boy group Korea, BTS.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Lagu ini murni power pop, membawa pesan kesehatan mental, seperti yang dinyanyikan Younha di bagian berbahasa Inggris. “Hold on, hold on, hold on. I will take it away, before you stumble/I will stay by your side, until you survive." (Tunggu, tahan, tahan. Aku akan mengambilnya, sebelum kamu tersandung / aku akan tetap di sisimu, sampai kamu bertahan). 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

RM BTS rupanya tak hanya bernyanyi, dia juga menulis lagi bersama Younha. Dalam syairnya, ia berbicara tentang perjuangan, kesehatan mental, dan di mana menemukan sumber kenyamanan. "They say life is full of paradox/All you gotta do is gettin’ used to this marathon.” (Mereka mengatakan hidup ini penuh dengan paradoks / Yang harus Anda lakukan adalah terbiasa dengan maraton ini). Ia menyanyikannya dalam bahasa Inggris sebelum beralih ke bahasa Korea.  

Di lirik lainnya, dia mengutip kalimat yang sering diucapkan orang ketika menghadapi situasi sulit. “Do you think the world is harsh on you only? Everyone has it hard.” (Apakah kamu pikir dunia hanya keras padamu? Semua orang mengalami kesulitan). Dia mengakhirinya dengan mengingatkan bahwa kalimat itu tidak begitu membantu orang yang telah dewasa.

Younha diketahui telah membuka kondisi kesehatan mentalnya selama beberapa tahun. Ia pernah mengalami kelelahan dan depresi. Pada 2018, Younha pernah bicara pada The Korea Herald bahwa dia menyalurkan pengalamannya ke dalam musik.

Peluncuran “Winter Flower” dianggap tepat saat pergantian tahun, mengingat banyak orang yang punya resolusi dan memulai hidup baru atau memulai hidup normal lagi. Selain itu, salah satu tipe depresi, seasonal affective disorder, banyak dialami orang saat musim dingin. Lagu ini seolah ingin mengatakan hal yang dianggap klise: temukan orang yang tepat untuk selalu berada di sisi Anda saat menghadapi masa-masa sulit.

“Winter Flower” diakhiri dengan sebuah permintaan Younha dalam sebuah kalimat singkat: “Aku harap kamu mekar”.

Younha membuat sejarah sebagai perempuan penyanyi Korea yang memuncaki tangga iTunes, menggeser lagu baru Justin Bieber “Yummy”.

TEEN VOGUE | PINK VILLA 

 

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus