Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Digital

Yayasan Internet Indonesia Kecam Penyerangan Pekerja PTT di Papua

Bangsa ini tengah berlomba-lomba mempercepat pemerataan konektivitas digital di seantero negeri, termasuk di Papua.

5 Maret 2022 | 21.03 WIB

Proses evakuasi Nelson Sarira, satu-satunya karyawan Palaparing Timur Telematika yang selamat dari insiden penembakan oleh KKB di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak, Papua. Evakuasi dilakukan pada Sabtu, 5 Maret 2022. Dok. Kodam XVII/Cenderawasih
Perbesar
Proses evakuasi Nelson Sarira, satu-satunya karyawan Palaparing Timur Telematika yang selamat dari insiden penembakan oleh KKB di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Puncak, Papua. Evakuasi dilakukan pada Sabtu, 5 Maret 2022. Dok. Kodam XVII/Cenderawasih

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Internet Indonesia mengecam aksi penyerangan kelompok bersenjata kepada delapan pekerja PT Palapa Timur Telematika (PTT) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua.

“Kami turut berduka cita atas delapan korban jiwa karyawan dari PTT. Mereka merupakan orang-orang hebat yang berani dan berjuang demi infrastruktur internet yang merata di tanah air,” ujar Chairman Yayasan Internet Indonesia, Jamalul Izza, dalam keterangannya, Sabtu, 5 Maret 2022.
 
Jamal mengatakan infrastruktur internet merupakan sesuatu hal yang fundamental dan mampu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat di sana. Terlebih bangsa ini tengah berlomba-lomba mempercepat pemerataan konektivitas digital di seantero negeri, termasuk di Papua.
 
Insiden itu tidak hanya meninggalkan luka yang cukup mendalam akibat hilangnya nyawa delapan pekerja, namun juga berdampak terhadap kerusakan beberapa bangunan serta infrastruktur fisik di sekitar Site Repeater B3 yang dikelola PTT.
 
“Tiada hal lain lagi yang bisa dikatakan kecuali penegakan hukum dan pemulihan keamanan agar segera dilakukan oleh pihak berwenang,” kata dia.
 
Jamal berharap kejadian ini tidak terulang kembali, terlebih mengorbankan nyawa masyarakat sipil yang tak bersalah. Untuk itu, ia mengajak masyarakat secara bersama-sama menjaga situasi yang aman dan mendukung upaya percepatan konektivitas di Papua.
 
Sebelumnya, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Aqsha Erlangga mengatakan, peristiwa itu terjadi saat karyawan PTT sedang melaksanakan perbaikan Tower Base Transceiver Station (BTS) 3. Hal itu diketahui berdasarkan adanya informasi dari salah satu karyawan PTT melalui sambungan telepon.
 
“Hal tersebut terlihat melalui rekaman CCTV Tower PTT bahwa salah seorang karyawan PTT yang selamat bernama NS dan meminta bantuan penyelamatan di Tower BTS 3,” kata Aqsha.
 
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal mengatakan dari penyerangan tersebut delapan orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang selamat. Korban yang meninggal dunia berinisial B, R, BN, BT, J, E, S dan PD.

Baca:
Uncen dan WWF Luncurkan Buku Panduan Pengamatan Burung di Papua

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600
close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus