Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia alias LPP TVRI menetapkan tiga orang anggota dewan direksi anyar di stasiun televisi pelat merah tersebut.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Penetapan itu dilakukan setelahh mempertimbangkan hasil penilaian uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan pada 22-23 Desember 2020. "Lalu dewas rapat dan kemarin diumumkan sudah terpilih. Jadi panjang. Dari belasan atau puluhan calon," ujar Ketua Dewas TVRI Pamungkas Trishadiatmoko kepada Tempo, Jumat, 25 Desember 2020.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Tiga anggota dewan direksi terpilih antara lain Irianto SS sebagai Direktur Program dan Berita, Tellman Wienfrieds Roringpandey sebagai Direktur Keuangan, dan Meggy Theresia Rares sebagai Direktur Umum. Mereka akan dilantik pada Senin, 28 Desember 2020.
Pamungkas mengatakan pemilihan direksi anyar itu dilakukan untuk mengisi kekosongan setelah diberhentikannya pejabat di posisi-posisi tersebut. Pemilihan juga dilakukan sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005, yaitu melalui proses yang transparan.
Ia mengatakan seleksi direksi dilakukan secara terbuka setelah pendaftarannya dibuka pada bulan lalu. Setelah pendaftaran, ada seleksi administrasi dan seleksi makalah. Tahap berikutnya adalah uji kompetensi makalah oleh panel ahli, sebelum kemudian masuk ke tahap asesmen di Lembaga Terapan Psikologi Universitas Indonesia.
"Kami juga mendengar masukan publik lainnya, dan Dewas melakukan fit and proper test kemarin dua hari pada 22-23, Selasa dan Rabu," tutur Pamungkas.
Direksi yang terpilih, kata dia, sesuai dengan kebutuhan TVRI ke depannya. Sedikitnya ada tiga pekerjaan yang mesti dilakukan dewan direksi. Pertama, melakukan penyesuaian organisasi sesuai amanat reformasi birokrasi.
Kedua, mengakselerasi kemajuan TVRI karena tingginya kepercayaan pemerintah dan publik kepada TVRI. "Bahwa sekarang ada kepercayaan kepada TVRI tinggi, APBN kita 2021 meningkat. Kita banyak support untuk PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional)," ujar Pamungkas.
Ketiga, mempersiapkan digital switch on dan analog switch off. Untuk mendukung program itu, kata Pamungkas, TVRI harus menyiapkan sumber daya manusia, teknologi, dan organisasi. "Kami membentuk tim supaya solid mengakselerasi TVRI ke depan."