Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) resmi mengumumkan struktur kepengurusannya pada Senin, 24 Maret 2025. Danantara yang langsung berada di bawah Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra sebagai salah satu Anggota Dewan Penasihat.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Penunjukan Thaksin menuai pro dan kontra, karena dia diketahui pernah terseret beberapa kasus, termasuk tuduhan korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Sejak dijatuhi sanksi oleh pengadilan Thailand pada 2008, dia sudah telanjur melarikan diri ke Dubai selama 15 tahun, hingga akhirnya kembali pada 2023.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Meskipun menjadi sosok yang kontroversial, Thaksin berhasil kembali terjun ke dunia politik. Sang putri, Paetongtarn Shinawatra mengikuti jejak dirinya. Paetongtarn sukses menduduki kursi Perdana Menteri Thailand sejak 2024.
Hubungan Dekat Prabowo dan Thaksin
Jauh sebelum penunjukannya sebagai Dewan Penasihat Danantara, Thaksin diketahui memiliki kedekatan yang harmonis dengan Prabowo. Relasi di antara keduanya terkuak sejak September 2024.
Kala itu, Prabowo yang masih berstatus aktif sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju di era Presiden ke-7 RI Joko Widodo memenuhi undangan Thaksin untuk jamuan makan malam. Dengan mengenakan setelan jas, celana, dan sepatu hitam, serta kemeja putih, keduanya nampak hangat saling bersalaman.
“Terima kasih Yang Mulia Dr. Thaksin Shinawatra yang sudah mengundang saya untuk makan malam hangat di kediaman Anda di Bangkok. Saya sangat menghargai persahabatan antara keluarga kita, dan menantikan kehadiran Anda di Indonesia,” tulis Prabowo dalam bahasa Inggris melalui akun Instagram @prabowo, Senin, 9 September 2024.
Tak sendiri, Prabowo tiba dengan didampingi putra semata wayangnya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo. Sementara itu, Thaksin menerima lawatan Prabowo dan Didit dengan ditemani Paetongtarn, yang kala itu mengenakan seragam dinas bernuansa putih dan emas.
Mereka berempat mengabadikan momen di sebuah ruangan yang terlihat seperti ruang kerja Thaksin. Ruangan tersebut dihiasi buku-buku dan ornamen dengan dominasi warna krem dan cokelat.
Thaksin sebagai Penasihat Pribadi Anwar Ibrahim
Sebelum bergabung dengan Danantara, Thaksin lebih dahulu ditunjuk menjadi penasihat pribadi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Anwar menyampaikan penunjukan tersebut pada Senin, 16 Desember 2024, seperti dikutip dari Reuters.
Thaksin menjadi penasihat pribadi Anwar ketika dia menjabat sebagai ketua blok regional Asia Tenggara (ASEAN). Anwar mengatakan, peran Thaksin selama kepemimpinannya di ASEAN akan berada dalam kapasitas informal, bersama dengan para penasihat dari sejumlah negara anggota blok tersebut.
Pengumuman itu disampaikan Anwar ketika kunjungan Perdana Menteri Thailand sekaligus putri bungsu Thaksin, Paetongtarn ke Malaysia pada akhir tahun lalu. Adapun Paetongtarn menjadi anggota keluarga keempat yang memangku jabatan politik tertinggi di Negeri Gajah Putih.
Dewi Rina Cahyani berkontribusi dalam penulisan artikel ini.