Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat arus balik penumpang menuju Jakarta mulai menunjukkan peningkatan pasca-Lebaran 1446 Hijriah. Sebanyak 48.823 penumpang tiba di berbagai stasiun di Jakarta pada Kamis, 3 April 2025. Peningkatan ini diperkirakan terus berlanjut, dengan puncak arus balik diprediksi terjadi pada 4 hingga 6 April 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko mengatakan lonjakan jumlah penumpang sudah mulai terlihat dibandingkan hari-hari sebelumnya dalam periode angkutan Lebaran. “Dari total kedatangan hari ini, sebanyak 15.797 penumpang turun di Stasiun Gambir, 16.694 di Stasiun Pasar Senen, dan 16.332 lainnya tersebar di stasiun wilayah KAI Daop 1, seperti Bekasi, Jatinegara, Cikampek, Karawang, dan Cikarang,” tutur Ixfan dalam keterangan tertulis, Kamis, 3 April 2025.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Sementara itu, untuk keberangkatan, KAI Daop 1 mencatat ada 85 perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) yang beroperasi hari ini dengan total 47.690 kursi tersedia. Dari jumlah tersebut, 37.613 kursi telah terjual dengan tingkat okupansi mencapai 79 persen. Stasiun Gambir melayani 46 perjalanan kereta api dengan okupansi 59 persen, sementara Stasiun Pasar Senen melayani 39 perjalanan kereta api dengan okupansi mencapai 95 persen.
“Meskipun terjadi penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya, angka keberangkatan masih tergolong tinggi dibandingkan hari normal,” ujar Ixfan.
Volume kedatangan diperkirakan akan terus meningkat, dengan puncak kedatangan yang diperkirakan pada 4 hingga 6 April 2025. Secara total, penumpang kereta api yang telah tiba dan diperkirakan akan tiba di Jakarta dan Wilayah Daop 1 Jakarta lainnya (21 Maret hingga 11 April 2025) sebanyak 704.765 penumpang.
“Diperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 4 hingga 6 April 2025. Penumpang yang melakukan perjalanan kembali ke Jakarta melalui stasiun-stasiun besar diperkirakan meningkat seiring dengan berakhirnya libur panjang,” kata Ixfan.
Sejumlah pemudik yang mulai kembali ke Jakarta lebih awal berasalan karena waktu libur yang pendek. Salah satu pemudik, Novita, warga Jakarta Barat, mengatakan bahwa ia memilih kembali lebih awal karena jatah libur yang pendek. “Saya mudik ke Yogyakarta selama lima hari. Karena liburnya pendek, saya putuskan kembali lebih cepat,” ujar Novita saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Rabu malam, 2 April 2025.
Novita yang berprofesi sebagai staf administrasi toko tersebut mengaku membeli tiket perjalanan pulang-pergi sejak awal demi menghindari kesulitan mendapatkan tiket. “Kalau nggak beli jauh-jauh hari, bisa kehabisan,” katanya. Ia juga memilih kereta api sebagai moda transportasi utama karena lebih cepat dan bebas dari kemacetan.
Hal serupa juga dialami Ida seorang apoteker di Pondok Cabe, yang mudik ke Yogyakarta. Ia hanya mendapatkan libur tiga hari dan harus kembali ke Jakarta pada hari ini. “Tahun ini saya memilih naik kereta karena waktu libur pendek. Kalau naik mobil bisa 10-12 jam, sedangkan kereta api hanya 8 jam,” kata Ida.