Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) atau Erajaya Active Lifestyle resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). ERAL melakukan initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana pada Selasa, 8 Agustus 2023 dan mendapat dana senilai Rp 404,6 miliar melalui penerbitan 1,037 miliar saham baru di bursa.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Adapun perseroan menetapkan harga IPO saham pada Rp 390 per saham dari kisaran awal antara Rp 370 sampai Rp 410 per saham. Direktur Utama ERAL, Djohan Sutanto, mengatakan sekitar 37 persen dana akan digunakan untuk ekspansi bisnis eksisting.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
"Kemudian sekitar 13,75 persen untuk mendukung ekspansi bisnis baru dan selebihnya sebesar 49,25 persen untuk memenuhi kebutuhan modal kerja perseroan," kata Djohan melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu, 9 Agustus 2023.
Djohan menuturkan, dengan modal pengalaman di sektor ritel dan dukungan pemegang saham mayoritas, ERAL akan mengembangkan bisnis. Di antaranya dengan memaksimalkan bisnis perusahaan yang sudah berjalan, serta menangkap peluang-peluang baru di masa mendatang.
"Strategi perseoran untuk terus mengembangkan bisnis di sektor ritel gaya hidup didorong keyakinan kami bahwa pertumbuhan penduduk usia produktif (15-59 tahun) akan menjadi pendorong utama peningkatan pengeluaran konsumsi gaya hidup aktif di Indonesia," ungkap Djohan.
Menurut Djohan, permintan produk gaya hidup aktif di Indonesia menunjukkan tren yang positif. Hal ini mengingat dominasi penduduk usia produktif menjadi pendukung utama pertumbuhan PDB dan konsumsi di Indonesia.
Djohan memperkirakan RI memiliki nilai pasar ritel 2025 US$ 314,2 miliar
Djohan mencatat 177 juta penduduk usia produktif atau 66 persen dari total penduduk Indonesia. Mengacu data Frost & Sullivan, Djohan memperkirakan Indonesia memiliki nilai pasar ritel senilai US$ 314,2 miliar pada 2025.
Di sisi lain, Djohan juga optimistis karean dari segi bisnis ERAL sudah memiliki berbagai portofolio brand papan atas untuk sejumlah segmen produk di sektor ritel. Di segmen Accessories, ERAL mengelola brand produk, seperti Apple, Huawei, JBL, Microsoft, Playstation, Samsung, Xiaomi, dan lain-lain.
Sementara di segmen Internet of Things, ERAL mengelola brand DJI, Garmin, GoPro, Marshall, Segway. "Di segmen sportswear, fashion, dan outdoors, ERAL memiliki portofolio brand JD Sports, ASICS, dan Urban Adventure," kata Djohan.
Pilihan editor: Kabar Peredaran iPhone dengan IMEI Bodong, Ini Kata Erajaya