Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
JAKARTA - Niat pemerintah untuk menjalankan program cetak sawah dibayangi sejumlah catatan kegagalan di masa lalu. Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Achsanul Qosasi, mengingatkan bahwa program serupa delapan tahun lalu justru berujung pada kerugian negara. Berdasarkan hasil audit pada 2015, BPK menemukan bahwa program cetak sawah BUMN Peduli itu merugikan negara sebesar Rp 208,67 miliar.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo