Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Bisnis

Pagu Anggaran 2025 Polri Naik Jadi Rp 126 Triliun, Buat Apa Saja?

Pagu anggaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 sebesar Rp 126 triliun.

17 Agustus 2024 | 14.47 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberikan keterangan kepada awak media seusai melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara KPK dan Polri, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin, 4 Desember 2023. TEMPO/Imam Sukamto
Perbesar
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memberikan keterangan kepada awak media seusai melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara KPK dan Polri, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin, 4 Desember 2023. TEMPO/Imam Sukamto

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta -Pagu anggaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 sebesar Rp 126 triliun. Hal itu naik dari anggaran tahun 2024 sebesar Rp 99,26 triliun. “Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 7,34 persen dibanding alokasi anggaran Polri tahun 2024,” kata Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran Polri Irjen Pol. Wahyu Hadiningrat dalam konferensi pers RAPBN 2025 di Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2024.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Adapun lima program yang harus dijalankan Polri dari anggaran itu, kata Wahyu, yakni program profesionalisme SDM Polri, program penyelidikan dan penyidikan tindak pidana, dan program modernisasi alat material khusus (almatsus) dan sarana prasarana polri, program harmoni Kamtibmas dan pembangunan masyarakat (Harkamtibmas), dan program dukungan manajemen. “Seluruh anggaran tersebut akan kami optimalkan untuk mengawal seluruh program pemerintah dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Wahyu mengatakan, tuntutan dan harapan masyarakat terhadap profesionalisme kinerja Polri dan pelayanan di bidang kepolisian juga semakin tinggi. Hal itu mengharuskan Polri menyusun berbagai upaya dan langkah-langkah aksi yang konkrit dan efektif.

Adapun enam sasaran prioritas Polri, kata Wahyu, yakni memelihara Kamtibmas secara proaktif, mewujudkan kualitas pelayanan publik Polri yang inovasi dan berbasis digital, menegakkan hukum transparan legal humanis dan setara, mewujudkan pengelolaan SDM yang transparan serta pembangunan kapasitas SDM yang cerdas dan profesional. “Kemudian pengembangan almatsus perbekalan fasilitas konstruksi Polri yang modern, dan meningkatkan budaya kejujuran kehormatan pada setiap pelaksanaan tugas kepolisian,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan belanja negara tahun depan direncanakan sebesar Rp 3.613,1 triliun. Hal ini ia sampaikan dalam rapat paripurna bersama DPR RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat, 16 Agustus 2024. Kepala negara merinci, nominal tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp 2.693,2 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 919,9 triliun.

Bagus Pribadi

Bergabung dengan Tempo pada September 2023. Kini menulis untuk desk Jeda yang mencakup olahraga dan seni.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus