Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ringkasan Berita
Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Pekerjaan Umum menghentikan pembangunan proyek infrastruktur tak prioritas.
Prabowo ingin fokus pada swasembada pangan dan energi untuk ketahanan nasional.
Penghentian pembangunan jalan tol berpengaruh negatif terhadap perekonomian daerah dan nasional.
MENJELANG 2025, Kabinet Merah Putih melakukan sejumlah penyesuaian anggaran. Presiden Prabowo Subianto meminta Kementerian Pekerjaan Umum menghentikan sementara pembangunan proyek infrastruktur besar baru yang tidak masuk prioritas. Salah satunya proyek pembangunan jalan tol baru.
Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Pemangku Kepentingan, Sony Sulaksono Wibowo, menegaskan hanya proyek pembangunan jalan tol baru yang dihentikan sementara. Pembangunan jalan tol baru akan dipertimbangkan sembari melihat kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2025.
Proyek-proyek tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 367/KTPS/M/ 2023 tentang Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional Tahun 2020-2024. "Beberapa (pembangunan) ruas jalan tol yang ada dalam perencanaan tersebut, yang belum berproses pengkajian ataupun pelelangannya, belum menjadi prioritas tahun depan," ujar Sony kepada Tempo, Senin, 23 Desember 2024.
- Akses edisi mingguan dari Tahun 1971
- Akses penuh seluruh artikel Tempo+
- Baca dengan lebih sedikit gangguan iklan
- Fitur baca cepat di edisi Mingguan
- Anda Mendukung Independensi Jurnalisme Tempo