Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Saus karamel yang sering kita konsumsi ternyata bisa bikin ketagihan seperti saat seseorang mengkonsumsi morfin. Kebanyakan dari kita pasti menyukai tambahan saus karamel yang legit sebagai tambahan makanan, terutama untuk makanan penutup. Saus karamel memang cocok dipadukan dengan berbagai makanan, seperti es krim, kue, dan donat. Juga makanan dengan rasa dasar asin seperti daging asap. Baca: 5 Potret Khas Juara The Asia's Got Talent, The Sacred Riana
Kelezatan saus karamel yang disukai banyak orang ini ternyata secara ilmiah bisa membuat efek ketagihan. Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Florida membuktikan jika saus karamel memiliki efek yang membuat penikmatnya ketagihan, sehingga seolah tak ingin berhenti menyantapnya. Kesimpulan tersebut diambil setelah peneliti mengumpulkan data dari 150 responden.
Front Page Cantik. Nanas Karamel. Taste.com
Ketika kita mengkonsumsi makanan dengan rasa manis, asin, atau berlemak, saat itu juga otak melepaskan zat alami yang disebut opioid endogen. Efek zat ini pada reseptor saraf di otak mirip dengan saat seseorang mengkonsumsi morfin. Perasaan tenang dan bahagia akan menguasai orang yang sedang menyantap makanan dengan perpaduan ketiga komponen tersebut. Nah, saus karamel ternyata memiliki dua komponen rasa yang kuat, perpaduan rasa manis dan asin yang sempurna. Baca: Trik Diet Sukses, Kenali 10 Makanan Ampuh yang Bikin Langsing
Karena itu, untuk menenangkan dirinya, seseorang yang sedang mengkonsumsi saus karamel akan cenderung menginginkan makanan yang sama terus-menerus. Dengan kata lain, ia akan mengalami kondisi ketagihan. Efek ini diperkuat dengan aroma karamel yang merangsang indra penciuman. Namun jangan terjebak dengan efek ini karena terlalu banyak mengkonsumsi saus karamel, yang berbahan dasar gula, akan berpengaruh pada kesehatan kita.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini