Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

6 Jenis Kentut dan Ketahui Masing-masing Artinya bagi Kesehatan

Kentut dapat menunjukkan banyak hal lain yang terjadi di dalam tubuh.

18 Mei 2023 | 08.05 WIB

Image of Tempo
Perbesar
healthandcaresolution.com

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kentut adalah salah satu hal paling normal dan alami yang dilakukan tubuh kita sebagai proses pelepasan gas dari sistem pencernaan. Selain itu, kentut dapat menunjukkan banyak hal lain yang terjadi di dalam tubuh.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dilansir dari Times of India, berikut adalah enam jenis kentut serta masing-masing artinya bagi kesehatan:

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

1. Kentut tidak berbau

Kebanyakan kentut tidak berbau dan menandakan sistem pencernaan sehat. Kentut yang tidak berbau hanya berarti terlalu banyak udara yang terkumpul di dalam tubuh dan sekarang siap untuk keluar.

2. Kentut yang sangat bau

Jika kentut sudah mulai berbau ada yang salah dengan sistem pencernaan. Bisa karena intoleransi makanan, tinggi serat, makanan tinggi sulfur, obat-obatan tertentu, dan antibiotik atau bisa lebih serius lagi, yaitu infeksi bakteri pada saluran pencernaan. Sesuatu yang biasa seperti sembelit juga bisa menyebabkan kentut yang sangat bau.

3. Sering kentut dan berlebihan

Perut kembung adalah proses biologis yang normal. Sementara beberapa orang buang angin hanya beberapa kali sehari, namun ada pula orang yang mengalami serangan kentut secara teratur. Idealnya, kentut dikatakan normal bila melakukannya sekitar 5-15 kali sehari. Namun, jika lebih sering dan berlebihan, bisa jadi menandakan hal lain.

Dalam kebanyakan kasus, sering kentut adalah hasil dari minuman berkarbonasi. Soda, cola, minuman keras, bir adalah penyebabnya. Ini menyebabkan lebih banyak udara mengendap di saluran pencernaan dan membuat seseorang kentut lebih sering dari biasanya.

4. Pertanda Sembelit

Perut kembung yang sering terjadi juga disebabkan sembelit, suatu kondisi di mana seseorang mengalami buang air besar yang tidak nyaman atau jarang. Ketika seseorang mengalami konstipasi, limbah yang idealnya harus dikeluarkan akan tertahan lebih lama di usus besar sehingga menyebabkan kelebihan gas menumpuk. Hal ini membuat sering kentut.

5. Kentut dengan kembung dan sakit perut

Jika mengalami kembung dan sakit perut terus-menerus disertai kentut, itu bisa menjadi tanda intoleransi makanan. Kembung biasanya merupakan gejala khas dari intoleransi makanan atau alergi. Ini dapat menyebabkan produksi gas yang berlebihan dan akumulasi gas di saluran pencernaan, sehingga menyebabkan sering kentut dan kram perut.

6. Kentut menstruasi

Selama menstruasi, kadar hormon dapat berfluktuasi secara dramatis, sehingga menyebabkan beberapa masalah pencernaan. Kadar estrogen yang tinggi dalam tubuh seringkali dapat menyebabkan gas dan sembelit. Ini dapat mendorong rahim untuk menghasilkan bahan kimia seperti hormon yang disebut prostaglandin, yang membantu melepaskan lapisan rahim.

Tapi ketika kelebihan prostaglandin masuk ke aliran darah, itu bisa membuat otot lain di tubuh berkontraksi, termasuk usus. Karena itu menyebabkan perut kembung dan kebiasaan buang air besar yang tidak teratur.

Image of Tempo

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Image of Tempo
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus