Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kesehatan

Mengenal Nomophobia, Kondisi Mirip Kecanduan Gadget

Di sisi lain ada juga istilah nomophobia, yaitu ketakutan atau kecemasan saat tidak memiliki akses ke ponsel.

26 Februari 2025 | 23.30 WIB

Ilustrasi bermain ponsel / handphone / smartphone /gadget. Shutterstock
Perbesar
Ilustrasi bermain ponsel / handphone / smartphone /gadget. Shutterstock

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

TEMPO.CO, Jakarta - Di era digital saat ini penggunaan gadget seperti smartphone, tablet, dan laptop telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, beberapa orang mengalami ketergantungan berlebihan terhadap perangkat ini, yang biasa dianggap sebagai kecanduan gadget. Di sisi lain ada juga istilah nomophobia, yaitu ketakutan atau kecemasan saat tidak memiliki akses ke ponsel.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100

Kecanduan gadget dan nomofobia memiliki keterkaitan, tetapi keduanya bukanlah hal yang sepenuhnya sama. Kecanduan gadget merujuk pada kondisi Ketergantungan berlebihan pada penggunaan gadget, seperti ponsel, tablet, atau laptop, hingga mengganggu kehidupan sehari-hari.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Sedangkan nomophobia yakni ketakutan berlebihan atau kecemasan saat tidak memiliki akses ke ponsel atau kehilangan koneksi internet. Dikutip dari Verywell Mind istilah nomofobia pertama kali muncul dalam laporan penelitian tahun 2008 yang ditugaskan oleh UK Post Office.

Penelitian terhadap 2.100 orang dewasa menunjukkan, 53 persen peserta mengalami nomofobia. Perasaan cemas muncul bukan hanya ketika tak memegang ponsel, bahkan ketika kehabisan daya baterai atau tidak memiliki jaringan seluler.

Laporan ini mengungkapkan, ketakutan ini bisa sangat kuat sehingga banyak orang tidak pernah ingin ponselnya mati. Ketika ditanya soal tidak pernah mematikan telepon, 55 persen mengatakan perlu tetap berhubungan dengan keluarga dan teman. Adapun 10 persen mengatakan perlu dihubungi untuk alasan pekerjaan. Sejumlah 9 persen melaporkan mematikan ponsel berakibat kecemasan.

Gejala Nomophobia

Nomophobia tidak tercantum dalam edisi terbaru Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5). Pakar kesehatan mental belum memutuskan kriteria diagnostik formal untuk kondisi ini. Namun secara umum disepakati nomofobia menimbulkan kekhawatiran yang rentan mempengaruhi kesehatan mental.

Gejala emosional yang terlihat yakni: kecemasan dan kegelisahan jika harus meletakkan ponsel atau tahu tidak akan bisa menggunakan untuk sementara waktu, panik atau cemas jika tidak bisa menemukan ponsel secara cepat, stres atau kecemasan ketika tidak bisa memeriksa ponsel.

Sedangkan gejala fisik yang bisa terlihat yakni: sesak atau kesulitan bernapas secara normal, gemetar, peningkatan keringat, merasa bingung atau pusing, detak jantung cepat.

Eiben Heizier turut berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan editor: Segala Hal Ini Berakibat Menjadi Nomofobia

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x100
Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus