Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Gaya Hidup

Survei: 94 Persen Anak Menyatakan Belajar Pengalaman Baru Saat Bermain

Apa saja manfaat bermain permainan aktual bagi anak-anak. Ini penting sebagai bekal mereka di masa depan.

1 Oktober 2021 | 13.08 WIB

Ilustrasi anak bermain Lego. Dok. Lego
Perbesar
Ilustrasi anak bermain Lego. Dok. Lego

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Survei Lego Play Well Global Study 2020 menunjukkan 94 persen anak yang mengikuti jajak pendapat tersebut menyatakan bermain membantu mereka mempelajari hal baru. Sejalan dengan temuan itu, sebanyak 91 persen orang tua setuju dan percaya bahwa bermain non-gadget atau selain game online mampu mengembangkan keterampilan anak dalam memecahkan masalah.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Permainan aktual juga menstimulasi kepercayaan diri dan memupuk ketekunan anak dalam mengembangkan kreativitas mereka. Ini adalah bekal keterampilan yang sangat penting bagi anak-anak untuk kesuksesan mereka di masa depan.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

"The Lego Group ingin setiap anak menikmati permainan kreatif saat mereka belajar memecahkan masalah, menjadi kreatif, dan mengembangkan ketekunan," kata Marketing Director The Lego Group Asia Tenggara, Rohan Mathur dalam jumpa pers daring "Rebuild The World #BebaskanKreasimu!" pada Kamis, 30 September 2021. "Tidak ada kreasi Lego yang benar atau salah, dan setiap orang bebas berekspresi melalui kreasi mereka."

Rohan berharap setiap orang tua dapat bersenang-senang bersama anak mereka atau sekelompok anak dengan membangun Lego. "Bangun kembali dunia yang penuh kemungkinan dengan Lego bricks. Bebaskan Kreasimu!" ucapnya.

Ilustrasi orang tua dan anak bermain Lego. Dok. Lego

Masih menurut survei tadi, sebanyak sembilan dari sepuluh orang tua menganggap bermain adalah aktivitas penting untuk menciptakan hubungan yang kuat dengan anak. Termasuk membantu orang tua memahami karakter anak, hingga meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Konselor anak dan pernikahan, Rensia Sanvira menceritakan saat dia mendampingi anaknya bermain lego. Dia mencontohkan ketika anaknya membangun sebuah bentuk, lalu kepingan lego itu tidak dapat berdiri sendiri karena kurang seimbang, maka anaknya harus mencari solusi bagaimana supaya karyanya itu bisa tegak. "Ini adalah contoh anak harus memecahkan persoalan," katanya.

Bermain dengan permainan aktual, menurut Rensia, juga membuat anak lebih bertanggung jawab untuk membereskan mainan serta menjaganya agar tetap rapi dan komplet. "Bermain membuat anak senang sekaligus menggunakan pikiran untuk belajar sesuatu, belajar dari pengalaman," ujar pendiri situs Mamalyfe ini.

Baca juga:
Beragam Lego Mobil Ikonik Ini Layak Jadi Koleksi, Apa Saja?

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus