Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jember - PT KAI Daop 9 Jember mencatat lonjakan perjalanan mudik sudah mulai terlihat sejak 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah yang memperbolehkan pegawai instansi pemerintah dan beberapa perusahaan untuk bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA).
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa kebijakan WFA telah menyebabkan penyebaran arus mudik lebih merata dimana sejak Jumat, 21 Maret 2025 hingga Kamis, 27 Maret 2025. Rata-rata keberangkatan harian mencapai 8.860 penumpang. Lonjakan penumpang berangkat dari wilayah Daop 9 Jember telah terasa sejak Sabtu, 22 Maret 2024 dengan melayani 9.038 penumpang, kemudian pada Minggu, 23 Maret 2025 dengan melayani 9.440 penumpang, Rabu, 26 Maret 2025 melayani 8.961 penumpang, dan Kamis, 27 Maret 2025 melayani 9.730 penumpang.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Selanjutnya, untuk rata-rata kedatangan penumpang harian mencapai 9.600 penumpang sejak Jumat, 21 Maret 2025 hingga Jumat, 28 Maret 2025. Lonjakan kedatangan penumpang ke wilayah Daop 9 Jember terjadi pada Kamis, 27 Maret 2025 dengan melayani 10.482 penumpang dan 9.948 penumpang pada Jumat, 28 Maret 2025 (update data 28 Maret, pukul 10.30). “Puncak arus mudik terjadi hari Kamis, 27 Maret 2025 dan Jumat, 28 Maret 2025," kata Cahyo dalam keterangan resmi yang diterima Tempo, Jumat, 28 Maret 2025.
Berdasarkan data pada Jumat pagi ini, 8.810 penumpang menggunakan kereta api berangkat dari wilayah Daop 9 Jember. "Jumlah tersebut masih dapat terus bertambah mengingat penjualan tiket masih berjalan di beberapa kereta api,” ujar Cahyo.
Sejak 21 Maret 2025, jumlah penumpang yang berangkat dari Daop 9 Jember tercatat sebanyak 71.137, sedangkan penumpang yang tiba mencapai 77.051 orang. Stasiun Jember menjadi titik keberangkatan dan kedatangan terbanyak, disusul oleh stasiun Ketapang, Banyuwangi Kota, Kalisetail, Rogojampi, dan Probolinggo.
Berikut data kumulatif penumpang terbanyak di beberapa stasiun sejak 21 Maret 2025:
Penumpang berangkat:
- Stasiun Jember: 28.461 penumpang
- Stasiun Ketapang: 9.817penumpang
- Stasiun Banyuwangi Kota: 8.213 penumpang
- Stasiun Kalisetail: 5.493 penumpang
- Stasiun Rogojampi: 4.279 penumpang
- Stasiun Probolinggo: 3.727 penumpang
• Penumpang tiba:
- Stasiun Jember: 21.956 penumpang
- Stasiun Banyuwangi Kota: 10.262 penumpang
- Stasiun Kalisetail: 9.646 penumpang
- Stasiun Rogojampi: 7.755 penumpang
- Stasiun Probolinggo: 4.240 penumpang
PT KAI Daop 9 Jember juga mengumumkan beberapa KA yang masih tersedia tiketnya, antara lain:
- KA Ijen Ekspres (Ketapang-Malang) – 2.363 tiket
- KA Mutiara Timur Reguler (Ketapang-Surabaya Pasarturi) – 4.413 tiket
- KA Mutiara Timur Tambahan (Ketapang-Surabaya Gubeng) – 3.785 tiket
Cahyo mengingatkan agar calon pelanggan membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI untuk menghindari modus penipuan. “Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go-show) mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tegasnya.