Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Citilink Indonesia akan membuka rute baru Jakarta ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur mulai Senin, 29 Oktober 2018. Dengan rute baru Jakarta-Labuan Bajo ini, wisatawan menjadi memiliki alternatif karena selama ini rute ini hanya dilayani Garuda Indonesia dan Batik Air.
VP Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia Ranty Astari Rachman mengatakan, rute baru ini merupakan bentuk dukungan untuk sektor pariwisata. “Kami tahu, Labuan Bajo ini destinasi pariwisata kelas dunia. Pembukaan rute baru ke Labuan Bajo ini sebagai bentuk dukungan Citilink dalam pengembangan parwisata nasional. Kami berharap, kehadiran Citilink ini semakin memudahkan mobilitas wisatawan ke Labuan Bajo,” papar Ranty, seperri dikutip dari siaran pers Kemenpar.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Jadwal penerbangan perdana dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditetapkan pada pukul 12.00 WIB, sedangkan pesawat Citilink pertama dari Bandara Komodo akan terbang pada pukul 15.20 WITA. Lama penerbangan langsung ini sekitar 2 jam 20 menit. Penerbangan ini berlangsung setiap hari dengan frekuensi satu kali. Citilink akan menggunakan pesawat terbaru Airbus A320 yang berkapasitas 180 penumpang.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Ranty pun menyebutkan arus kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo mengalami pertumbuhan positif. Kondisi ini tentu sangat menguntungkan, artinya ada nilai tinggi yang bisa dioptimalkan dari destinasi ini.
Baca Juga:
“Labuan Bajo ini sangat fenomenal. Kawasan Labuan Bajo akan terus berkembang. Dan, opsi Citilink membuka rute Jakarta-Labuan Bajo sangat ideal. Ada nilai bisnis yang besar di situ,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Status Labuan Bajo memang dinaikkan menjadi destinasi superprioritas. Total ada 4 destinasi dengan label super ini. Selain Labuan Bajo, ada Danau Toba, Candi Borobudur, dan Mandalika.