Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Ini Sebab Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Selatan Yogyakarta

Saat sedang asyik bermain di pantai selatan Yogyakarta, tepatnya di pantai Gua Cemara, tiba-tiba ombak menerjang dan wisatawan terseret.

7 Agustus 2020 | 10.28 WIB

Abdi dalem memimpin doa ritual larung sesaji dengan menghadap pantai selatan pada ritual larung sesaji memperingati 1 Suro di Pantai Gua Cemara, Sanden, Bantul, Yogyakarta, 14 Oktober 2015. Larung sesaji 1 Suro adalah perwujudan ucapan syukur atas rezeki yang telah diberikan selama setahun lalu. TEMPO/Pius Erlangga
Perbesar
Abdi dalem memimpin doa ritual larung sesaji dengan menghadap pantai selatan pada ritual larung sesaji memperingati 1 Suro di Pantai Gua Cemara, Sanden, Bantul, Yogyakarta, 14 Oktober 2015. Larung sesaji 1 Suro adalah perwujudan ucapan syukur atas rezeki yang telah diberikan selama setahun lalu. TEMPO/Pius Erlangga

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Tujuh wisatawan terseret ombak di pantai selatan Yogyakarta pada Kams, 6 Agustus 2020. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB dan suasana di sekitar Pantai Gua Cemara, Kabupaten Bantul, masih sepi.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Koordinator Search and Rescue Satuan Perlindungan Masyarakat atau SAR Satlinmas Istimewa Wilayah 4 Pantai Samas dan Pandansimo Bantul, Dwi Rias Pramuji mengatakan pada mulanya ada lima orang yang sedang bermain di tepi pantai. "Empat anak-anak dan satu dewasa," kata Dwi Rias Pramuji di Posko SAR Pantai Gua Cemara Bantul.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Saat sedang asyik bermain, tiba-tiba ombak menerjang dan mereka terseret. Dua orang yang mengenal mereka -belakangan diketahui masih satu keluarga, mencoba menolong. Namun mereka juga turut terseret ombak ke tengah laut.

Setelah diteliti, Dwi Rias menjelaskan, daerah pinggir pantai tempat para korban bermain adalah palung. Kondisi bibir pantainya cukup curam, sehingga ketika ombak besar datang, mereka tidak mampu menyelamatkan diri. "Dari tujuh orang yang terseret ombak, tim SAR bersama warga pantai Gua Cemara bisa menyelamatkan dua orang dewasa yang hendak menolong," katanya.

Nama wisatawan yang terseret ombak pantai selatan adalah Joko Widodo, 30 tahun, Muhammad Zafir Alfarizi (8), M. Muhammad Rizky Romadhon (7), Ahmad Chairul Fatah (4), Muhammad Zidane Abdori (8). Adapun Uli Nur Rohmi (28) dan Ahmad Nur Fauzi (30) berhasil ditemukan. Uli Nur Rohmi dan Ahmad Nur Fauzi meninggal dalam perjalanan menuju Puskesmas Sanden.

Tujuh korban ombak pantai selatan Yogyakarta itu adalah warga Dusun Ngentak, Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman.

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus