Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Melihat Kera Salju Berendam di Lembah Neraka Saat Musim Dingin

Kelompok kera salju liar telah tinggal di Lembah Neraka atau jigokudani selama ribuan tahun.

22 Februari 2021 | 13.59 WIB

Dua kawanan kera Jepang atau Snow Monkeys saat berendam air panas sambil dicarikan kutu oleh kawanya di sebuah lembah yang tertutup salju di kota Yamanouchi, Jepang tengah (20/1). REUTERS/Issei Kato
Perbesar
Dua kawanan kera Jepang atau Snow Monkeys saat berendam air panas sambil dicarikan kutu oleh kawanya di sebuah lembah yang tertutup salju di kota Yamanouchi, Jepang tengah (20/1). REUTERS/Issei Kato

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Sekumpulan kera salju yang mandi di pemandian air panas di Jigokudani di pegunungan prefektur Nagano telah menjadi salah satu tempat wisata paling fotogenik di Jepang.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Dengan turis asing yang saat ini dilarang mengunjungi Jepang, sekarang adalah waktu yang tepat bagi penduduk setempat untuk melakukan perjalanan ke taman untuk melihat pemandangan itu.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Kelompok kera Jepang liar telah tinggal di Lembah Neraka atau jigokudani selama ribuan tahun. Tempat itu merupakan mata air panas terbuka yang terkenal di Jepang dan ada tempat bernama Snow Monkey Park.

Kera Jepang umumnya terganggu dengan kedatangan manusia. Namun meskipun tidak sepenuhnya ramah, kera di Snow Monkey Park terbiasa dengan pengunjung manusia dan kemungkinan besar mereka akan mengabaikan kedatangannya.

Tidak ada pagar antara pengunjung dan kera, sehingga pengunjung bisa melihatnya secara dekat. Ada ratusan kera di lembah ini, jadi pengunjung bisa melihat pasukan mereka berinteraksi satu sama lain dari dekat.

Seekor kera Jepang atau Snow Monkeys menikmati air panas sambil dicarikan kutu oleh kawanya di sebuah lembah yang tertutup salju di kota Yamanouchi, Jepang tengah (20/1). REUTERS/Issei Kato

Mereka mandi di mata air panas atau onsen selama musim dingin ketika suhu di lembah bisa turun hingga 10 derajat di bawah nol. Meski begitu, mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di tanah kering. Jika cuaca hangat, mereka mungkin menghabiskan waktu seharian tanpa mencelupkan kaki ke dalam air panas.

Ribuan orang dari seluruh dunia telah mengunjungi Jigokudani untuk melihat monyet sejak Snow Monkey Park dibuka pada 1964. Pada 1970, sebuah foto monyet mandi muncul di halaman depan majalah LIFE. Mereka juga tampil dalam film dokumenter-cum-phantasmagoria Baraka karya Ron Fricke tahun 1992 dan lebih banyak lagi pengunjung yang datang untuk melihat mereka selama Olimpiade Musim Dingin Nagano 1998.

Taman ini buka 7 hari seminggu, 365 hari setahun, meski kadang tutup tanpa peringatan saat kondisi cuaca sangat buruk. Selama musim dingin, yang berlangsung dari November hingga Maret, buka antara pukul 08.00 dan 16.00 waktu setempat. Di waktu lain, buka antara pukul 08.00 hingga 17.00.

Jika Anda penasaran untuk mengetahui apa yang sedang dilakukan para kera salju itu sekarang, ada kamera langsung di situs web Snow Monkey Park.

GRAPEE JAPAN | JAPAN TODAY

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus