Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Perjalanan

Penemuan Pohon Berusia 1230 Tahun, Dan Tanaman Tua Lainnya

Sebuah pohon pinus yang tumbuh di Italia selatan diketahui berusia 1.230 tahun, dan temuan-temuan sebelumnya.

30 Mei 2018 | 15.04 WIB

Pohon tertua di Eropa, dijuluki Italus, telah ditemukan, berusia 1.230 tahun. Kredit: Gianluca Piovesan
Perbesar
Pohon tertua di Eropa, dijuluki Italus, telah ditemukan, berusia 1.230 tahun. Kredit: Gianluca Piovesan

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah pohon pinus yang tumbuh di Italia selatan diketahui berusia 1.230 tahun. Hal itu menjadikannya pohon tertua di Eropa yang telah diberi tanggal secara ilmiah, sebagaimana dilaporkan National Geographic, 25 Mei 2018.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Menurut para peneliti dalam laporan pekan lalu di jurnal Ecology, pohon pinus kuno itu terlihat masih terus hidup di masa tuanya Hal ini menunjukkan pohon tersebut mampu bertahan melewati perubahan iklim yang ekstrem.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Selain pohon pinus yang dinamakan Italus ini, sebelumnya ilmuwan juga menemukan tanaman lainnya yang telah hidup selama berabad-abad. Memang sistem penentuan usianya berbeda--baik dengan sistem cincin tahunan maupun sistem akar.

Berikut 4 tanaman diantaranya ini masuk sebagai tanaman tertua di dunia.

  1. Pasidonia Oceanica

Sekelompok rumput laut raksasa, Posidonia oceanica di Laut Mediterania disebut-sebut menjadi tanaman tertua di dunia. Para ilmuwan menduga rumput laut ini telah hidup hingga 200 ribu rahun lamanya. Ini berarti rumput laut tersebut telah hidup sejak kemunculan manusia modern pertama atau yang disebut homo sapiens.

Padang rumput bawah laut ini membentang dari barat Mediterania, Spanyol hingga ke Siprus di bagian timur. Dilansir dari The Washington Post, Carlos Duarte dari Univerity of Western Australia mengungkapkan rumput ini berkembang biak dengan menghasilkan klon dari dirinya sendiri.

Ketika terdapat bagian rumput yang rusak dan mati, maka bagian tersebut akan tumbuh lagi, tergantikan oleh bagian baru. Hal ini merupakan rahasia panjang umur rumput laut tersebut.

  1. Old Tjikko

Old Tjikko merupakan pohon jenis cemara yang berusia lebih dari 9.500 tahun. Pohon ini ditemukan di provinsi Dalarna, Swedia pada 2004 oleh Leif Kullman, professor dan ahli geologi dari Umea University.

Pohon dengan tinggi sekitar 4,8 meter ini merupakan pohon klonal, sehingga usianya dihitung dengan penanggalan karbon dari sistem akar pohon. Sama seperti rumput laut raksasa Pasidonia Oceanica, sang pohon berkembang biak dengan sistem cloning. Ini yang membuat Old Tjikko bertahan hingga ribuan tahun.

  1. Jomon Sugi

Jomon sugi berusia sekitar 2.000 tahun dan masih hidup hingga kini di pulau Yakushima, Jepang. Pulau Yakushima terletak di bagian paling utara Jepang, dengan populasi hanya sekitar 13 ribu jiwa. Pulau ini didominasi oleh hutan lebat yang sebagian besarnya dilindungi oleh UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Bahkan banyak ilmuwan yang menduga usianya lebih dari 5.000 tahun. Selain Jomon sugi, di hutan Yakushima terdapat juga yaku sugi yaitu pohon dengan usia 1.000 tahun.

Jomon sugi ditemukan pada tahun 1968, setinggi sekitar 23 meter.

  1. Pohon Kastanya di Gunung Etna

Pohon ini diketahui sebagai pohon kastanya (pohon chesnut) terbesar dan tertua di dunia. Usianya diperkirakan antara 2.000 hingga 4.000 tahun. Pohon Kastanya ini dinamakan The Hundred Horse Chestnut, seperti nama sebuah legenda setempat.

Pohon ini terlihat terbagi menjadi beberapa batang besar, tapi memiliki akar yang sama. Lingkar pohon ini mencapai 57,91 meter, tercatat sebagai pohon dengan lingkar terbesar di dunia oleh Guinness World Records.

Pohon ini juga termasuk pohon yang tangguh, mengingat lokasi tumbuhnya di lereng Gunung Etna, Italia. Jaraknya hanya sekitar 7,2 kilometer dari kawah gunung. Padahal Gunung Etna merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di dunia. Bahkan erupsi cukup serius terjadi pada tahun 2014 yang mengakibatkan rusaknya lingkungan sekitar.

NEW YORK TIMES | THE WASHINGTON POST | MNN.COM | ITALY MAGAZINE | INSAN QURANI

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus