Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
TEMPO.CO, Yogyakarta - Kebun binatang mini atau mini zoo populer di Yogyakarta, Jogja Exotarium, panen kunjungan wisatawan selama libur Lebaran kali ini. Wahana wisata keluarga yang memiliki 300-an ekor satwa di kawasan Sleman itu, selama libur Lebaran sepekan ini dijejali tak kurang 1.000 orang per harinya.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Namun, bukan sekadar interaksi satwa yang berhasil mendongkrak kunjungan wisata di wahana itu. Pada momen libur Lebaran 2023, ada atraksi baru berupa aeromodeling yang mengudara tiga kali dalam sehari yang membuat wisatawan betah.
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini
Atraksi ini digelar setiap hari. Dalam sehari, ada tiga sesi pertunjukan, yakni pukul 10.00, 13.00 dan 14.00 WIB, di mana sekali pertunjukan sekitar 5-10 menit.
Atraksi aeromodelling ini berupa pertunjukkan atraksi manuver pesawat pesawat rakitan berbentuk jet dengan suara menderu di langit yang dikendalikan dengan remote control oleh setidaknya tiga orang.
Wisatawan khususnya anak-anak juga bisa belajar langsung merakit pesawat berbahan sterofom yang kemudian ditanam mesin sebagai penggerakknya. Lalu menerbangkannya sendiri atau belajar dari simulator yang disediakan.
"Zona atraksi aeromodelling ini menjadi daya tarik bagi pengunjung yang hendak mengetahui lebih jauh tentang segala hal terkait pesawat kendali jarak jauh," kata Iwan Akbar Taruna, selaku pengelola Jogja Exotarium, Kamis, 27 April 2023.
Iwan mengatakan dunia aeromodelling selama ini identik dengan orang dewasa dan berbiaya mahal. Namun di wahana baru itu, anak-anak dan orang tua bisa belajar segala hal soal aeromodelling dari ahlinya dengan mudah dan murah. Misalnya merakit pesawat sterofom hanya Rp 5 ribu.
Jogja Exotarium yang menempati areal seluas 9 hektare itu, kata Iwan, saat ini juga tengah mengembangkan wahana baru untuk wisata edukasi satwa. Salah satunya menyiapkan wahana aviary atau kandang burung besar dengan konsep doom seluas 2.000 meter persegi.
"Sekarang di sini ada ruang khusus untuk reptil melata, selanjutnya kami siapkan aviary dan camping ground di pinggir sungai karena banyak permintaan wisatawan," kata Iwan.
Adapun Hustia Reza dari Tim Demo Show Jogja Exotarium Aeromodelling mengatakan wahana aeromodeling itu berupa pertunjukan dan edukasi bagi pengunjung. "Kami mengenalkan dunia aeromodelling ke anak-anak, mulai dari teknologi, jenis pesawat dan peraturan di lapangan," kata dia.
Pilihan Editor: 25 Tempat Wisata di Yogyakarta Populer dan Instagrammable
Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “http://tempo.co/”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.