Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Kriminal

Kapolsek Cileungsi Menyamar Jadi Kurir Paket saat Tangkap Pengoplos Gas 12 Kilogram

Pelaku yang ditangkap di Cileungsi mengaku hendak menjual gas kepada seorang calo di wilayah Tangerang.

5 April 2025 | 13.21 WIB

Polsek Cileungsi, Polres Bogor berhasil mengamankan salah satu pelaku pengoplosan gas ilegal di wilayah Kecamatan Cileungsi. Foto/Instagram
Perbesar
Polsek Cileungsi, Polres Bogor berhasil mengamankan salah satu pelaku pengoplosan gas ilegal di wilayah Kecamatan Cileungsi. Foto/Instagram

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Sektor (Polsek) Cileungsi, Bogor menangkap pengoplos gas elpiji. Operasi ini dipimpin oleh Kepala Polsek atau Kapolsek Cileungsi Komisaris Polisi Edison.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

"Pengungkapan kasus ini berawal dari penyamaran Kapolsek Cileungsi sebagai kurir paket, mengintai selama empat hari," tulis keterangan di Instagram @polsek_cileungsi, dikutip Sabtu, 5 April 2025.

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

slot-iklan-300x600

Pada Jum'at, 4 April 2025, Kapolsek Edison menuju kawasan Kirab Garuda, Cileungsi yang diduga menjadi gudang pengoplosan. Setibanya di sana, ia melihat sebuah mobil pikap yang membawa gas keluar dari area tersebut.

Edison beserta anggotanya langsung mengejar mobil tersebut. Pikap itu akhirnya bisa dihentikan di kawasan flyover Cileungsi. "Setelah diperiksa, benar saja, mobil pikap tersebut mengangkut sejumlah tabung gas ukuran 12 kilogram," ujar Polsek Cileungsi. 

Saat penangkapan, ada dua pelaku di dalam mobil. Namun, satu di antaranya melarikan diri.

Berdasarkan hasil interogasi di lokasi, pelaku yang ditangkap mengaku hendak menjual gas kepada seorang calo di wilayah Tangerang. Pelaku juga mengakui, tabung gas itu adalah hasil pengoplosan dari gas subsidi ukuran 3 kilogram.

"Barang bukti berupa satu unit mobil pikap dan sejumlah tabung gas oplosan telah diamankan di Markas Polsek Cileungsi," ujar kepolisian sektor ini. Polisi tengah memeriksa pelaku lebih lanjut untuk mengembangkan kasus ini, serta mengungkap jaringan pengoplosan gas ilegal lainnya yang mungkin terlibat.

Amelia Rahima Sari

Alumnus Antropologi Universitas Airlangga ini mengawali karire jurnalistik di Tempo sejak 2021 lewat program magang plus selama setahun. Amel, begitu ia disapa, kembali ke Tempo pada 2023 sebagai reporter. Pernah meliput isu ekonomi bisnis, politik, dan kini tengah menjadi awak redaksi hukum kriminal. Ia menjadi juara 1 lomba menulis artikel antropologi Universitas Udayana pada 2020. Artikel yang menjuarai ajang tersebut lalu terbit di buku "Rekam Jejak Budaya Rempah di Nusantara".

close

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Logo Tempo
Unduh aplikasi Tempo
download tempo from appstoredownload tempo from playstore
Ikuti Media Sosial Kami
© 2024 Tempo - Hak Cipta Dilindungi Hukum
Beranda Harian Mingguan Tempo Plus